Tampilkan postingan dengan label Investasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Investasi. Tampilkan semua postingan
Mengenal Lebih Dekat Unit Link
3i-Networks Indonesia
Februari 27, 2020
CAR 3i Networks Online - Yuk mengenal lebih dekat unit link, Apa itu Unit Link? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu asuransi. Asuransi adalah perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan pergantian atas risiko kerusakan, kerugian, kematian, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin terjadi atas peristiwa yang tidak terduga.
Secara garis besar, asuransi adalah bentuk perlindungan terhadap diri, keluarga, dan harta-benda apabila terjadi suatu musibah atau bencana. Asuransi memiliki peranan penting dalam hidup Anda karena dapat membantu meringankan hidup Anda seperti menanggung biaya untuk berobat jika sakit, biaya perbaikan mobil jika tertabrak, dan sebagainya. Secara umum, asuransi terbagi menjadi dua jenis, asuransi tradisional dan asuransi nontradisional. Asuransi tradisional terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu asuransi berjangka (term life), asuransi seumur hidup (whole life), dan asuransi dwiguna (endowment). Sekarang tidak akan dibahas tentang asuransi tradisional. Saatnya kembali lagi ke pertanyaan di awal tadi. yuk kita mengenal Unit Link!
UNIT LINK
Unit Link merupakan asuransi yang tergolong jenis asuransi nontradisional. Pengertian dari unit link adalah jenis asuransi yang mengombinasikan dua produk keuangan, yakni asuransi dan produk investasi. Jadi, dalam asuransi unit link, dana nasabah ibaratnya dipecah dan dimasukkan ke dalam dua keranjang, sebagian masuk keranjang premi asuransi untuk keperluan proteksi atau perlindungan dan sebagian lagi disetorkan oleh perusahaan asuransi ke manajer investasi agar dikelola sebagai investasi, biasanya di reksadana. Reksadana merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari investor untuk selanjutnya diinvestasikan dan dikelola dalam bentuk portofolio efek atau kumpulan dari beberapa efek oleh manajer investasi. Nasabah akan diberi pilihan oleh perusahaan asuransi, apakah dananya mau ditempatkan di reksadana saham, campuran, pendapatan tetap, atau pasar uang. Keputusan ada di tangan nasabah. Sekarang silakan disimak apa saja jenis unit link itu.
Jenis-Jenis Unit Link
Ada berbagai macam produk unit link yang saat ini beredar, yang dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yakni berdasarkan pembayaran premi, penempatan dana, dan tujuan investasi. Mari kita simak beberapa di antaranya.
a. Berdasarkan Pembayaran Premi
Berdasarkan jenis setoran preminya, unit link dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni unit link premi tunggal dan unit link premi berkala.
1. Unit Link Premi Tunggal
Untuk unit link premi tunggal, nasabah berkewajiban membayar premi tunggal secara sekaligus di muka. Cara pembayaran premi tunggal ini cocok bagi orang secara finansial sudah mapan, karena setoran preminya besar dan hanya dilakukan satu kali selama masa perlindungan polis asuransi. Selanjutnya, nasabah tidak mempunyai kewajiban untuk membayar premi lagi. Namun, artinya nilai preminya termasuk paling tinggi dibandingkan jenis asuransi yang lain.
2. Unit Link Premi Berkala
Untuk unit link premi berkala, nasabah harus membayar premi secara berkala atau bertahap. Tahapan pembayaran premi ini bisa setiap bulan, setiap triwulan, atau setiap tahun hingga jangka waktu tertentu. Jenis unit link premi berkala ini cocok untuk seseorang yang ingin mendapatkan perlindungan sekaligus investasi, namun hanya memiliki dana yang terbatas. Produk ini juga sering menjadi pilihan bagi yang masih berusia muda.
Untuk jenis ini, dana investasi nasabah tidak boleh ditarik selama jangka waktu tertentu, misalnya enam atau tujuh tahun, karena perusahaan asuransi biasanya baru memasukkan dana nasabah ke keranjang investasi pada tahun keempat atau kelima.
Setelah investasinya sudah menghasilkan, ada sejumlah potongan yang dikenakan terhadap hasil investasi tersebut, seperti biaya pengelolaan dana dan biaya administrasi, yang dapat mengurangi imbal hasil atau return yang diraup dari investasi tersebut. Jika manajer investasi dapat memberikan return yang tinggi, mungkin tidak menjadi masalah, namun apabila return yang dihasilkan rendah, maka skema ini akan merugikan nasabah.
Salah satu keuntungan dari unit link premi berkala ini, apabila kondisi keuangan nasabah sedang menurun dan tidak memungkinkan untuk membayar premi, nasabah dapat mengajukan cuti premi. Malahan, setelah melewati jangka waktu tertentu, ada kemungkinan nasabah tidak perlu membayar premi lagi karena nilai investasinya sudah cukup untuk membayar premi.
b. Berdasarkan Penempatan Dana
Berdasarkan penempatan dana investasinya, unit link dibagi menjadi empat jenis, yaitu unit link pasar uang (cash fund unit link), unit link pendapatan tetap (fixed income unit link), unit link campuran (managed fund unit link), dan unit link saham (equity fund unit link). Pembagian berdasarkan penempatan dana ini sistemnya menyerupai pembagian jenis investasi di produk reksadana karena memang strategi investasi unit link berupa penempatan aset di penyertaan reksadana.
1. Unit Link Pasar Uang
Produk asuransi unit link ini menempatkan seluruh porsi dana investasinya di instrumen pasar uang, seperti deposito berjangka dan surat utang yang berjangka kurang dari satu tahun. Risikonya terendah namun juga memberikan imbal hasil yang terbatas. Produk ini cocok bagi orang yang tidak berani mengambil risiko yang besar.
2. Unit Link Pendapatan Tetap
Produk asuransi unit link ini menempatkan porsi dana investasi yang dikelola sekurang-kurangnya 80 persen di instrumen surat utang atau obligasi, dan selebihnya di instrumen pasar uang. Risiko investasinya lebih tinggi daripada unit link pasar uang, dengan nilai imbal hasil yang lebih tinggi pula, meski masih lebih rendah daripada imbal hasil dari unit link campuran atau saham. Produk ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan imbal hasil yang relatif stabil.
3. Unit Link Campuran
Produk asuransi unit link campuran menempatkan porsi dana investasi di beragam instrumen, seperti saham, surat utang, dan pasar uang, dengan perbandingan yang tidak termasuk dalam kategori unit link pendapatan tetap atau saham. Potensi imbal hasil dan risiko dari produk ini secara teori bisa lebih besar daripada unit link pendapatan tetap, namun lebih kecil daripada unit link saham. Jenis ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan pendapatan cukup sambil mengharapkan hasil investasi jangka panjang.
4. Unit Link Saham
Produk asuransi unit link saham menempatkan sekurang-kurangnya 80 persen dari portofolio investasi yang dikelola ke dalam instrumen saham. Saham umumnya memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi berupa keuntungan modal melalui pertumbuhan harga saham dan dividen. Unit link saham menawarkan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar, namun dengan risiko yang paling besar pula. Jenis ini cocok bagi orang yang mengharapkan hasil investasi tinggi dan terbiasa dengan risiko tinggi.
Ada satu lagi jenis produk asuransi unit link terbaru berdasarkan penempatan dana yang disebut unit link syariah, di mana porsi dana investasinya ditempatkan berdasarkan prinsip syariah. Unit link syariah juga dibagi menjadi empat kategori seperti di atas, seperti unit link saham syariah, unit link campuran syariah, dst.
c. Berdasarkan Tujuan Investasi
Pembagian unit link berdasarkan tujuan investasi ini sebenarnya merupakan program yang dibuat perusahaan asuransi untuk menyesuaikan kebutuhan nasabahnya. Jadi semacam paket produk yang ditawarkan perusahaan asuransi sesuai tujuan investasi nasabah. Misalnya unit link pendidikan yang bertujuan untuk pendidikan, atau unit link pensiun sebagai dana pensiun.
Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Asuransi Unit Link
Sebelum memutuskan membeli produk asuransi unit link, ada baiknya Anda mempertimbangkan hal-hal berikut ini:
- Tetapkan tujuan keuangan Anda
- Ukur kapasitas keuangan Anda atau keluarga Anda
- Pahami aturan main dalam asuransi unit link, berapa yang dialokasikan untuk premi dan berapa yang dialokasikan untuk investasi
- Ketahui biaya apa saja yang timbul
- Pahami kinerja dana investasi (reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham)
- Perhitungkan waktu yang tepat untuk menarik dana sehingga menguntungkan Anda
Pilih Sesuai Tujuan Keuangan
Perlu diingat bahwa unit link ini tidak bebas risiko karena produk ini tidak ada bedanya dengan produk investasi lainnya. Misalnya, di saat performa saham atau pasar uang melorot, nilai invetasi unit link juga pasti akan terkena dampaknya. Selain itu, biaya premi yang harus dikeluarkan lebih besar daripada premi asuransi tradisional, dengan nilai proteksi yang tidak terlalu besar.
Keuntungan dari unit link adalah investasi dilakukan secara berkala karena pembayaran investasi ditagihkan bersamaan dengan premi. Namun jangan sampai sudah mengeluarkan premi yang besar namun mendapatkan pertanggungan yang kurang dari kebutuhan dan hasil investasi yang tidak maksimal. Setelah mengenal sekilas tentang Unit Link dan jenis-jenisnya, pelajari lebih lanjut dan kemudian bandingkan dengan jenis asuransi yang lain. Jika Anda memilih untuk membeli produk asuransi Unit Link ini, pilihlah yang paling cocok dengan kebutuhan asuransi dan tujuan keuangan Anda.
4 Faktor Penting untuk Membandingkan Asuransi
3i-Networks Indonesia
Februari 27, 2020
CAR 3i Networks Online - 4 Faktor Penting untuk Membandingkan Asuransi, Saat ini semakin banyak perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi terbaiknya. Setiap produk memiliki kelebihan masing-masing yang bisa membuat Anda mungkin menjadi bingung untuk memilih.
Salah satu produk yang banyak ditawarkan adalah asuransi jiwa. Berbagai tawaran datang dan kadang terlihat sangat menggiurkan dan membuat masyarakat mudah menjatuhkan pilihan tanpa terlebih dulu melakukan perbandingan. Akhirnya, tak sedikit yang merasa telah salah memilih karena asuransi jiwa yang dimiliki tak memberikan manfaat sesuai kebutuhan.
Anda bisa mencermati 4 hal berikut untuk melakukan perbandingan produk asuransi jiwa sebelum menentukan pilihan.
Lakukan 4 Hal Berikut Dalam Perbandingan Asuransi Jiwa
Cari Tahu Reputasi Perusahaan
Kadang produk bagus yang ditawarkan datang bukan dari perusahaan dengan reputasi yang baik. Meski Anda tergoda untuk membeli produk tersebut, mengetahui reputasi perusahaan asuransi pemilik produk tetap harus menjadi prioritas sebelum menjatuhkan pilihan pada satu produk asuransi.
Untuk mengetahui reputasi ini bisa dilihat dari track record perusahaan serta performanya selama beberapa tahun terakhir. Anda bisa juga mencari tahu bagaimana mereka memberikan layanan kepada nasabahnya.
Dengan mengetahui reputasi perusahaan asuransi jiwa, Anda bisa memahami seberapa aman dana yang Anda investasikan kepada perusahaan tersebut. Sehingga Anda akan senantiasa merasa aman dan nyaman saat membayar premi.
Pembayaran Premi
Premi berarti beban biaya yang harus Anda bayarkan. Beberapa produk asuransi biasanya menawarkan premi murah dan terjangkau namun dengan manfaat yang rendah tentunya. Meski demikian, bukan berarti premi yang tinggi juga bisa memberikan manfaat yang besar.
Sebaiknya hitung dengan matang kemampuan finansial Anda dalam menentukan besarnya jumlah premi yang ingin Anda bayarkan. Jangan sampai gara-gara harus membayar premi yang besar, kondisi keuangan Anda malah berantakan.
Kemudahan Proses Administrasi
Mengurus proses administrasi adalah hal yang paling krusial dalam asuransi jiwa. Bukan apa-apa, banyak ahli waris yang seringkali dikesalkan dengan proses administrasi yang berbelit saat mengajukan klaim. Apalagi dalam kondisi masih berduka akibat kehilangan tertanggung. Ini bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum menjatuhkan pilihan pada satu produk asuransi.
Pastikan Jenis Asuransi Jiwa yang Anda Pilih
Dalam melakukan perbandingan asuransi jiwa, hendaknya Anda memeriksa terlebih dahulu jenisnya. Asuransi jiwa seperti halnya asuransi pada umumnya dipadukan dengan instrumen investasi atau murni sebagai asuransi tradisional. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Anda harus mengetahui dengan detail seberapa mudah atau rumit proses administrasi yang harus dilalui untuk pengajuan klaim dan proses lainnya.
Sumber:
https://www.futuready.comDaftar Asuransi dengan Produk Unit Link Terbaik Tahun 2019
3i-Networks Indonesia
Februari 27, 2020
CAR 3i Networks Online - Berikut ini Daftar Asuransi dengan Produk Unit Link Terbaik Tahun 2019 yang dirilis Majalah Infobank dan Pasar Dana (PT Bina Investama Infonet) memberikan penghargaan “4th Infobank Unit Link Awards 2019” kepada 17 perusahaan asuransi di Jakarta, Kamis, 11 April 2019. Ke-17 perusahaan asuransi tersebut adalah pemilik 63 produk unit link dengan kinerja terbaik selama satu tahun, dua tahun, lima tahun, dan 10 tahun.
Produk Unit Link Terbaik Tahun 2019
Pemberian penghargaan didasarkan pada hasil pemeringkatan produk unit link tahun 2019 yang dilakukan Biro Riset Infobank dan Pasar Dana terhadap seluruh produk unit link. Pemeringkatan dibagi dalam dua klasifikasi, yakni jenis aset investasi dalam portofolio unit link dan kinerja historis dalam periode penelitian.
Pertama, berdasarkan jenis aset investasi dalam portofolionya, unit link terbagi ke dalam empat jenis. Yakni, pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham. Kedua, kinerja historis dalam periode penelitian terbagi ke dalam empat periode pengamatan. Yakni, selama satu tahun, tiga tahun, lima tahun, dan 10 tahun.
Indikator yang digunakan dalam pemeringkatan unit link ini adalah sharpe ratio, yakni berdasarkan perbandingan antara imbal hasil (return) dan risiko (return), ujar Suryanto Wijaya, Direktur Utama Pasar Dana, saat memberikan kata sambutan.
Hasilnya, ada 63 produk unit link dari 17 perusahaan asuransi yang memiliki produk unit link dengan tingkat sharpe ratio tertinggi dengan predikat “Bintang 5”. Dari 63 produk unit link tersebut, termasuk di antaranya 15 produk unit link syariah.
Tujuan pemeringkatan ini adalah untuk memberikan informasi sekaligus sebagai salah satu bahan pertimbangan bagi nasabah maupun calon nasabah dalam memilih produk unit link terbaik berdasarkan evaluas kinerja historis, ujar Eko B. Supriyanto, Direktur Biro Riset Infobank, saat memberikan kata sambutan.
Majalah Infobank sebagai media yang selalu memberikan dukungan bagi tumbuh-kembang industri jasa keuangan dan perbankan merasa perlu memberikan apresiasi atas kinerja manajemen asuransi dalam mengelola produk unit link-nya.
Semoga, dengan pemberian penghargaan untuk keempat kalinya ini, akan memacu industri asuransi jiwa dalam mengelola bisnis unit link, tegasnya.
Berikut ini 17 perusahaan asuransi peraih penghargaan “Infobank 4th Unit Link Awards 2019”:
1. AJ Central Asia Raya dengan 25 produk kategori bintang 5
2. Asuransi Simas Jiwa – 5 produk berbintang 5
3. Equity Life Indonesia – 4 produk
4. Prudential Life Assurance – 3 produk
5. Sun Life Financial Indonesia – 3 produk
6. Sequis Life – 3 produk
7. Tokio Marine Life Insurance – 3 produk
8. Asuransi Allianz Life Indonesia – 3 produk
9. BNI Life Insurance – 2 produk
10. Wanaartha Life – 2 produk
11. Panin Dai-Ichi Life – 2 produk
12. AXA Mandiri Financial – 2 produk
13. Asuransi Jiwa Sinar Mas MSIG – 2 produk
14. Capital Life Indonesia – 1 produk
15. AIA Financial – 1 produk
16. AJ Manulife Indonesia – 1 produk
17. AJ Generali Indonesia – 1 produk (*)
Sumber:
Apa itu Unit Link?
3i-Networks Indonesia
Februari 27, 2020
CAR 3i Networks Online - Apa itu Unit Link? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu asuransi. Asuransi adalah perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan penggantian atas risiko kerusakan, kerugian, kematian, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin terjadi atas peristiwa yang tidak terduga. Secara garis besar, asuransi adalah bentuk perlindungan terhadap diri, keluarga, dan harta-benda apabila terjadi suatu musibah atau bencana.
Asuransi memiliki peranan penting dalam hidup Anda karena dapat membantu meringankan hidup Anda seperti menanggung biaya untuk berobat jika sakit, biaya perbaikan mobil jika tertabrak, dan sebagainya. Secara umum, asuransi terbagi menjadi dua jenis, asuransi tradisional dan asuransi nontradisional. Asuransi tradisional terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu asuransi berjangka (term life), asuransi seumur hidup (whole life), dan asuransi dwiguna (endowment). Sekarang tidak akan dibahas tentang asuransi tradisional. Saatnya kembali lagi ke pertanyaan di awal tadi. yuk kita mengenal Unit Link!
Unit Link merupakan asuransi yang tergolong jenis asuransi nontradisional. Pengertian dari unit link adalah jenis asuransi yang mengombinasikan dua produk keuangan, yakni asuransi dan produk investasi. Jadi, dalam asuransi unit link, dana nasabah ibaratnya dipecah dan dimasukkan ke dalam dua keranjang, sebagian masuk keranjang premi asuransi untuk keperluan proteksi atau perlindungan dan sebagian lagi disetorkan oleh perusahaan asuransi ke manajer investasi agar dikelola sebagai investasi, biasanya di reksadana.
Reksadana merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari investor untuk selanjutnya diinvestasikan dan dikelola dalam bentuk portofolio efek atau kumpulan dari beberapa efek oleh manajer investasi. Nasabah akan diberi pilihan oleh perusahaan asuransi, apakah dananya mau ditempatkan di reksadana saham, campuran, pendapatan tetap, atau pasar uang. Keputusan ada di tangan nasabah. Sekarang silakan disimak apa saja jenis unit link itu.
Jenis-Jenis Unit Link
Ada berbagai macam produk unit link yang saat ini beredar, yang dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yakni berdasarkan pembayaran premi, penempatan dana, dan tujuan investasi. Mari kita simak beberapa di antaranya.
a. Berdasarkan Pembayaran Premi
Berdasarkan jenis setoran preminya, unit link dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni unit link premi tunggal dan unit link premi berkala.
1. Unit Link Premi Tunggal
Untuk unit link premi tunggal, nasabah berkewajiban membayar premi tunggal secara sekaligus di muka. Cara pembayaran premi tunggal ini cocok bagi orang secara finansial sudah mapan, karena setoran preminya besar dan hanya dilakukan satu kali selama masa perlindungan polis asuransi. Selanjutnya, nasabah tidak mempunyai kewajiban untuk membayar premi lagi. Namun, artinya nilai preminya termasuk paling tinggi dibandingkan jenis asuransi yang lain.
2. Unit Link Premi Berkala
Untuk unit link premi berkala, nasabah harus membayar premi secara berkala atau bertahap. Tahapan pembayaran premi ini bisa setiap bulan, setiap triwulan, atau setiap tahun hingga jangka waktu tertentu. Jenis unit link premi berkala ini cocok untuk seseorang yang ingin mendapatkan perlindungan sekaligus investasi, namun hanya memiliki dana yang terbatas. Produk ini juga sering menjadi pilihan bagi yang masih berusia muda.
Untuk jenis ini, dana investasi nasabah tidak boleh ditarik selama jangka waktu tertentu, misalnya enam atau tujuh tahun, karena perusahaan asuransi biasanya baru memasukkan dana nasabah ke keranjang investasi pada tahun keempat atau kelima.
Setelah investasinya sudah menghasilkan, ada sejumlah potongan yang dikenakan terhadap hasil investasi tersebut, seperti biaya pengelolaan dana dan biaya administrasi, yang dapat mengurangi imbal hasil atau return yang diraup dari investasi tersebut. Jika manajer investasi dapat memberikan return yang tinggi, mungkin tidak menjadi masalah, namun apabila return yang dihasilkan rendah, maka skema ini akan merugikan nasabah.
Salah satu keuntungan dari unit link premi berkala ini, apabila kondisi keuangan nasabah sedang menurun dan tidak memungkinkan untuk membayar premi, nasabah dapat mengajukan cuti premi. Malahan, setelah melewati jangka waktu tertentu, ada kemungkinan nasabah tidak perlu membayar premi lagi karena nilai investasinya sudah cukup untuk membayar premi.
b. Berdasarkan Penempatan Dana
Berdasarkan penempatan dana investasinya, unit link dibagi menjadi empat jenis, yaitu unit link pasar uang (cash fund unit link), unit link pendapatan tetap (fixed income unit link), unit link campuran (managed fund unit link), dan unit link saham (equity fund unit link). Pembagian berdasarkan penempatan dana ini sistemnya menyerupai pembagian jenis investasi di produk reksadana karena memang strategi investasi unit link berupa penempatan aset di penyertaan reksadana.
1. Unit Link Pasar Uang
Produk asuransi unit link ini menempatkan seluruh porsi dana investasinya di instrumen pasar uang, seperti deposito berjangka dan surat utang yang berjangka kurang dari satu tahun. Risikonya terendah namun juga memberikan imbal hasil yang terbatas. Produk ini cocok bagi orang yang tidak berani mengambil risiko yang besar.
2. Unit Link Pendapatan Tetap
Produk asuransi unit link ini menempatkan porsi dana investasi yang dikelola sekurang-kurangnya 80 persen di instrumen surat utang atau obligasi, dan selebihnya di instrumen pasar uang. Risiko investasinya lebih tinggi daripada unit link pasar uang, dengan nilai imbal hasil yang lebih tinggi pula, meski masih lebih rendah daripada imbal hasil dari unit link campuran atau saham. Produk ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan imbal hasil yang relatif stabil.
3. Unit Link Campuran
Produk asuransi unit link campuran menempatkan porsi dana investasi di beragam instrumen, seperti saham, surat utang, dan pasar uang, dengan perbandingan yang tidak termasuk dalam kategori unit link pendapatan tetap atau saham. Potensi imbal hasil dan risiko dari produk ini secara teori bisa lebih besar daripada unit link pendapatan tetap, namun lebih kecil daripada unit link saham. Jenis ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan pendapatan cukup sambil mengharapkan hasil investasi jangka panjang.
4. Unit Link Saham
Produk asuransi unit link saham menempatkan sekurang-kurangnya 80 persen dari portofolio investasi yang dikelola ke dalam instrumen saham. Saham umumnya memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi berupa keuntungan modal melalui pertumbuhan harga saham dan dividen. Unit link saham menawarkan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar, namun dengan risiko yang paling besar pula. Jenis ini cocok bagi orang yang mengharapkan hasil investasi tinggi dan terbiasa dengan risiko tinggi.
Ada satu lagi jenis produk asuransi unit link terbaru berdasarkan penempatan dana yang disebut unit link syariah, di mana porsi dana investasinya ditempatkan berdasarkan prinsip syariah. Unit link syariah juga dibagi menjadi empat kategori seperti di atas, seperti unit link saham syariah, unit link campuran syariah, dst.
c. Berdasarkan Tujuan Investasi
Pembagian unit link berdasarkan tujuan investasi ini sebenarnya merupakan program yang dibuat perusahaan asuransi untuk menyesuaikan kebutuhan nasabahnya. Jadi semacam paket produk yang ditawarkan perusahaan asuransi sesuai tujuan investasi nasabah. Misalnya unit link pendidikan yang bertujuan untuk pendidikan, atau unit link pensiun sebagai dana pensiun.
Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Asuransi Unit Link
Sebelum memutuskan membeli produk asuransi unit link, ada baiknya Anda mempertimbangkan hal-hal berikut ini:
Tetapkan tujuan keuangan Anda
Ukur kapasitas keuangan Anda atau keluarga Anda
Pahami aturan main dalam asuransi unit link, berapa yang dialokasikan untuk premi dan berapa yang dialokasikan untuk investasi
Ketahui biaya apa saja yang timbul
Pahami kinerja dana investasi (reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham)
Perhitungkan waktu yang tepat untuk menarik dana sehingga menguntungkan Anda
Pilih Sesuai Tujuan Keuangan
Perlu diingat bahwa unit link ini tidak bebas risiko karena produk ini tidak ada bedanya dengan produk investasi lainnya. Misalnya, di saat performa saham atau pasar uang melorot, nilai invetasi unit link juga pasti akan terkena dampaknya. Selain itu, biaya premi yang harus dikeluarkan lebih besar daripada premi asuransi tradisional, dengan nilai proteksi yang tidak terlalu besar.
Keuntungan dari unit link adalah investasi dilakukan secara berkala karena pembayaran investasi ditagihkan bersamaan dengan premi. Namun jangan sampai sudah mengeluarkan premi yang besar namun mendapatkan pertanggungan yang kurang dari kebutuhan dan hasil investasi yang tidak maksimal. Setelah mengenal sekilas tentang Unit Link dan jenis-jenisnya, pelajari lebih lanjut dan kemudian bandingkan dengan jenis asuransi yang lain. Jika Anda memilih untuk membeli produk asuransi Unit Link ini, pilihlah yang paling cocok dengan kebutuhan asuransi dan tujuan keuangan Anda.
Sumber:
19 Unit Link dengan Return Tertinggi
3i-Networks Indonesia
Februari 27, 2020
CAR 3i Networks Online - Berikut ini 19 Unit Link dengan Return Tertinggi seperti yang di ulas oleh swa.co.id mengenai Investasi di unit link yang masih menjadi primadona para investor. Produk tersebut menawarkan keunggulan yakni proteksi asuransi jiwa dan imbal hasil investasi yang menarik. Ada 19 perusahaan asuransi jiwa yang produk unit link berhasil meraih penghargaan dari Majalah Infobank. Penghargaan diberikan berdasarkan tingkat imbal hasil (return) produk unit link, jenis penempatan investasi, dan jangka waktu investasi.
Empat jenis penempatan investasi, meliputi saham, pendapatan tetap, pasar uang, dan campuran. Sementara, jangka waktu kinerja investasi dikategorikan dalam tiga waktu, yakni kinerja 5 tahun, 3 tahun, dan 1 tahun.
Pada “Rating 432 Unit Link 2016”, dari total 432 produk unit link, Biro Riset Infobank dan Infovesta me-rating 984 produk unit link berdasarkan tiga jangka waktu (kinerja 5 tahun, 3 tahun, 1 tahun) dan empat jenis penempatan investasi (saham, campuran, pendapatan tetap, pasar uang).
Dari 984 produk yang di-rating, 99 produk unit link dari 19 perusahaan asuransi berhak mendapat predikat bintang 5 atau yang tertinggi dalam hal perolehan return investasi. Berikut ini deretan asuransi jiwa dengan unit link terbaik:
1. Asuransi Jiwa Central Asia Raya (11 kategori)
2. Avrist Assurance (9 kategori)
3. Sun Life Financial (5 kategori)
4. Asuransi Sinarmas MSIG (4 kategori)
5. Asuransi Cigna Indonesia (4 kategori)
6. Asuransi Astra Aviva Life (4 kategori)
7. Asuransi Great Eastern Life Indonesia (3 kategori)
8. Asuransi Commonwealth Life (3 kategori)
9. MNC Life (3 kategori)
10. BNI Life (3 kategori)
11. Asuransi Takaful Keluarga (2 kategori)
12. Asuransi Jiwa Generali Indonesia (2 kategori)
13. Asuransi AJB Bumiputera (2 kategori)
14. Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (2 kategori)
15. CIMB Sunlife (1 kategori)
16. AIA Financial (1 kategori)
17. Asuransi Tugu Mandiri (1 kategori)
18. Asuransi Amanah Jiwa Giri Artha (1 kategori)
19. Asuransi Simas Jiwa (1 kategori).
2. Avrist Assurance (9 kategori)
3. Sun Life Financial (5 kategori)
4. Asuransi Sinarmas MSIG (4 kategori)
5. Asuransi Cigna Indonesia (4 kategori)
6. Asuransi Astra Aviva Life (4 kategori)
7. Asuransi Great Eastern Life Indonesia (3 kategori)
8. Asuransi Commonwealth Life (3 kategori)
9. MNC Life (3 kategori)
10. BNI Life (3 kategori)
11. Asuransi Takaful Keluarga (2 kategori)
12. Asuransi Jiwa Generali Indonesia (2 kategori)
13. Asuransi AJB Bumiputera (2 kategori)
14. Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (2 kategori)
15. CIMB Sunlife (1 kategori)
16. AIA Financial (1 kategori)
17. Asuransi Tugu Mandiri (1 kategori)
18. Asuransi Amanah Jiwa Giri Artha (1 kategori)
19. Asuransi Simas Jiwa (1 kategori).
Dalam ulsan diatas Asuransi Jiwa Central Asia Raya menempati urutan pertama yaitu 11 kategori dan membuktikan kinerja unit link Central Asia Raya menjadi yang terbaik diantara deretan unit link lainnya.
Sumber:
Investasi Reksadana
3i-Networks Indonesia
Januari 06, 2020
![]() |
| Investasi Reksadana |
Investasi apa yang cocok bagi pemula ?
Bila pertanyaan ini disampaikan, maka tanggapan yang akan sering Anda peroleh yakni investasi jenis reksadana. Apa itu reksadana? Berdasarkan makna kata, “reksa” artinya pelindung dan “dana” artinya uang. Sementara, berdasarkan UU Pasar Modal No 8 tahun 1995 pasal 1 ayat 27, reksadana yakni suatu wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan dalam portpolio efek oleh Manajer Investasi (MI) yang sudah menerima izin dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam).
Setidaknya ada dua kelebihan reksadana, yaitu reksadana mampu dijadikan investasi awal bagi investor newbie atau mereka yang kurang paham soal investasi. Maklumlah, reksadana memiliki sifat deversifikasi risiko dan murah. Jadi kemungkinan investor rugi habis-habisan lumayan kecil. Keuntungan kedua yakni reksadana juga cocok untuk mereka yang tidak punya waktu untuk mengurus investasi. Dalam investasi reksadana ada manajer investasi yang bertugas mengelola dana tadi dan melaporkannya secara periodic kepada pihak pemodal.
Sekarang mari kita mengenal jenis reksadana. Ada dua jenis kelompok reksadana yaitu: reksadana terstruktur dan reksadana konvensional. Di Indonesia sendiri reksadana konvensional jauh lebih popular. Nah berikut beberapa reksadana konvensional yang ada di Indonesia:
1. Reksadana Pasar Uang
Dana biasa diinvestasikan di produk pasar uang yang kesannya rendah, misalnya lewat deposito dan obligasi (surat hutang) jangka pendek. Buat Anda yang berniat melakukan investasi jangka pendek, jenis reksadana ini cocok lantaran investasinya kurang dari setahun.
2. Reksadana Pendapatan Tetap
Lamanya investasi untuk reksadana jenis ini yakni 1-3 tahun dan biasanyanya dana diinvestasikan pada obligasi atau produk keuangan yang keuntungannya cukup stabil dan minim risiko.
3. Reksadana Saham
Reksadana jenis ini memiliki risiko paling tinggi dibanding dua jenis reksadana di atas. Tetapi keuntungannya justru paling tinggi, lantaran pasar saham bersifat fluktuatif. Buat Anda yang bertipe risk-taker, ini mampu jadi tantangan untuk Anda. Oh ya, lantaran kesannya tinggi, maka reksadana ini punya jangka waktu investasi yang cukup panjang, yaitu diatas lima tahun!
4. Reksadana Campuran
Dana diinvestasikan di berbagai jenis investasi baik yang kesannya rendah maupun tinggi yaitu obligasi, deposito dan saham. Lamanya investasi antara 3 hingga 5 tahunan.
Jangka waktu investasi ini bekerjasama dengan pemilihan jenis reksadananya dan dana yang Anda miliki. Kalau Anda masih dalam tahap coba-coba, kenapa tidak memilih reksadana pasar uang yang jangka waktunya pendek? Tetapi jikalau Anda memutuskan untuk menjadikan reksadana sebagai jaminan hari renta atau pensiun, Anda mampu memilih reksadana saham yang jangkanya di atas lima tahun. Pikirkan matang-matang ketika memilih jangka waktu reksadana. Jangan hingga baru investasi, eh Anda membutuhkan uang mendadak dan menarik investasi tadi. Bisa-bisa Anda rugi.
Pilih Manajer Investasi yang Tepat
Saat Anda memutuskan berinvestasi danareksa, maka Anda harus meyakini jikalau Manajer Investasi (MI) yang dipilih memang mampu dipercaya dan handal “merawat” uang yang Anda investasikan. Anda mampu melakukan pengecekan MI terbaik berdasarkan nilai Asset Under Management (AUM) dan juga berdasarkan track record yang mampu ditemukan di mesin pencari google. Kalau masih belum yakin, disarankan untuk membuka website www.portalreksadana.com untuk info yang lebih dipercaya.
Pahami Produk Reksadana
Saat ini ada sekitar 800 produk reksadana yang dijual di Indonesia. Sebelum Anda memutuskan memilih membeli produk reksadana yang mana, baiknya Anda membaca prospectus reksadana yang isinya fakta dan info material lainnya. Anda juga mampu mengali info dari Fund Factscheet yang dikeluarkan sebulan sekali oleh manajer investasi (MI). Isinya soal kinerja bulanan dan ringkasan informasi, termasuk tujuan investasi dan lain-lain. Tidak jelas? Anda mampu menghubungi manajer investasi atau mungkin beberapa sahabat yang sudah duluan berinvestasi lewat reksadana.
Lembaga yang menerbitkan dan mengelola reksadana yaitu manajer investasi (MI).
Wakil biro penjual reksadana (WAPERD) biasanya di bank-bank yang sudah menerima izin untuk menjual reksadana.
Kedua penjual itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misalnya Anda akan menerima reksadana yang murah dan harga miring melalui MI, sementara lewat WAPERD, Anda mampu menerima produk reksadana yang lebih beragam.
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.comSetidaknya ada dua kelebihan reksadana, yaitu reksadana mampu dijadikan investasi awal bagi investor newbie atau mereka yang kurang paham soal investasi. Maklumlah, reksadana memiliki sifat deversifikasi risiko dan murah. Jadi kemungkinan investor rugi habis-habisan lumayan kecil. Keuntungan kedua yakni reksadana juga cocok untuk mereka yang tidak punya waktu untuk mengurus investasi. Dalam investasi reksadana ada manajer investasi yang bertugas mengelola dana tadi dan melaporkannya secara periodic kepada pihak pemodal.
Sekarang mari kita mengenal jenis reksadana. Ada dua jenis kelompok reksadana yaitu: reksadana terstruktur dan reksadana konvensional. Di Indonesia sendiri reksadana konvensional jauh lebih popular. Nah berikut beberapa reksadana konvensional yang ada di Indonesia:
1. Reksadana Pasar Uang
Dana biasa diinvestasikan di produk pasar uang yang kesannya rendah, misalnya lewat deposito dan obligasi (surat hutang) jangka pendek. Buat Anda yang berniat melakukan investasi jangka pendek, jenis reksadana ini cocok lantaran investasinya kurang dari setahun.
2. Reksadana Pendapatan Tetap
Lamanya investasi untuk reksadana jenis ini yakni 1-3 tahun dan biasanyanya dana diinvestasikan pada obligasi atau produk keuangan yang keuntungannya cukup stabil dan minim risiko.
3. Reksadana Saham
Reksadana jenis ini memiliki risiko paling tinggi dibanding dua jenis reksadana di atas. Tetapi keuntungannya justru paling tinggi, lantaran pasar saham bersifat fluktuatif. Buat Anda yang bertipe risk-taker, ini mampu jadi tantangan untuk Anda. Oh ya, lantaran kesannya tinggi, maka reksadana ini punya jangka waktu investasi yang cukup panjang, yaitu diatas lima tahun!
4. Reksadana Campuran
Dana diinvestasikan di berbagai jenis investasi baik yang kesannya rendah maupun tinggi yaitu obligasi, deposito dan saham. Lamanya investasi antara 3 hingga 5 tahunan.
Jangka Waktu Reksadana?
Jangka waktu investasi ini bekerjasama dengan pemilihan jenis reksadananya dan dana yang Anda miliki. Kalau Anda masih dalam tahap coba-coba, kenapa tidak memilih reksadana pasar uang yang jangka waktunya pendek? Tetapi jikalau Anda memutuskan untuk menjadikan reksadana sebagai jaminan hari renta atau pensiun, Anda mampu memilih reksadana saham yang jangkanya di atas lima tahun. Pikirkan matang-matang ketika memilih jangka waktu reksadana. Jangan hingga baru investasi, eh Anda membutuhkan uang mendadak dan menarik investasi tadi. Bisa-bisa Anda rugi.
Pilih Manajer Investasi yang Tepat
Saat Anda memutuskan berinvestasi danareksa, maka Anda harus meyakini jikalau Manajer Investasi (MI) yang dipilih memang mampu dipercaya dan handal “merawat” uang yang Anda investasikan. Anda mampu melakukan pengecekan MI terbaik berdasarkan nilai Asset Under Management (AUM) dan juga berdasarkan track record yang mampu ditemukan di mesin pencari google. Kalau masih belum yakin, disarankan untuk membuka website www.portalreksadana.com untuk info yang lebih dipercaya.
Pahami Produk Reksadana
Saat ini ada sekitar 800 produk reksadana yang dijual di Indonesia. Sebelum Anda memutuskan memilih membeli produk reksadana yang mana, baiknya Anda membaca prospectus reksadana yang isinya fakta dan info material lainnya. Anda juga mampu mengali info dari Fund Factscheet yang dikeluarkan sebulan sekali oleh manajer investasi (MI). Isinya soal kinerja bulanan dan ringkasan informasi, termasuk tujuan investasi dan lain-lain. Tidak jelas? Anda mampu menghubungi manajer investasi atau mungkin beberapa sahabat yang sudah duluan berinvestasi lewat reksadana.
Di mana Membeli Reksadana?
Terkadang masyarakat sudah punya minat untuk berinvestasi tapi belakangan kebingungan lantaran tidak tahu dimana mampu menerima susukan ke reksadana. Nah, jawabannya yakni reksadana mampu diperoleh padaLembaga yang menerbitkan dan mengelola reksadana yaitu manajer investasi (MI).
Wakil biro penjual reksadana (WAPERD) biasanya di bank-bank yang sudah menerima izin untuk menjual reksadana.
Kedua penjual itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misalnya Anda akan menerima reksadana yang murah dan harga miring melalui MI, sementara lewat WAPERD, Anda mampu menerima produk reksadana yang lebih beragam.
Sukses Ala Robert T Kyosaki
3i-Networks Indonesia
Januari 01, 2020
![]() |
| Robert T Kyosaki |
Cara Robert Kiyosaki kemapanan finansial .
Jangan pernah berencana menjadi karyawan selamanya
![]() |
| Sukses Ala Robert T Kyosaki |
Berbeda dengan pengusaha lainnya yang seringkali “mengharamkan” pilihan orang untuk menjadi karyawan sebelum masuk ke dunia bisnis, Robert Kiyosaki justru menghalalkan hal tersebut. Baginya secara umum manusia akan melewati empat tahap ekonomi dalam kehidupannya yakni:
- Employee (karyawan) Tahap pertama ini yaitu tahap di mana seseorang bekerja untuk orang lain demi membiayai hidupnya sehari-hari. Umumnya orang yang berada dalam tahap ini yaitu mereka yang gres lulus serta minim pengalaman. Sehingga untuk membuat suatu usaha selain dia membutuhkan uang ia juga memerlukan ilmu guna merintis usahanya di masa depan.
- Self employee (pekerja lepas) Tahap kedua ini merupakan tahap lanjutan dari tahap pertama di mana pekerja tidak lagi menggantungkan dirinya ke perusahaan, melainkan menjadikan dirinya sebagai pekerja untuk usahanya. Biasanya dia yaitu seorang pengusaha start up yang sudah mulai masuk membangun bisnis sendiri.
- Bussiness owner (pemilik usaha) Tahap selanjutnya dari tangga perekenomian seseorang yaitu pemilik usaha di mana ia yaitu pengusaha yang sudah memiliki uang untuk menggaji karyawan. Ia masih bekerja tetapi bukan lagi sebagai karyawan melainkan menjadi “pemilik karyawan”.
- Investor (penanam modal) Tahap terakhir yaitu investor atau pemilik modal. Di sini Anda tidak lagi sekedar memiliki usaha dan bisa mengerjakan orang, tetapi sudah bisa lepas tangan dan bisa memercayakan bisnis tersebut kepada orang lain. Artinya, Anda sanggup dengan leluasa mengerjakan hal lainnya menyerupai misal: mengurus keluarga, berlibur, atau mungkin melakukan pekerjaan sosial.
Keempat tahap ekonomi dari Robert Kiyosaki tersebut secara singkat menjelaskan bagaimana idealnya seorang karyawan yang notabene bekerja untuk uang pada risikonya bertransformasi jadi pemilik modal yang membuat uang yang bekerja untuknya. Menurut Robert Kiyosaki Anda harus merubah mindset pekerja menjadi pemilik modal jikalau ingin menjadi orang kaya. Jangan habiskan hidup Anda secara serupa dengan “menghamba” kepada orang lain.
Jadilah seseorang yang cerdas mengelola keuangan
![]() |
| Sukses Ala Robert T Kyosaki |
Robert Kiyosaki selalu percaya bahwa kecerdasan finansial yaitu modal mutlak jikalau ingin menjadi orang kaya. Artinya, sebesar apapun honor yang Anda punya jikalau tidak memiliki kemampuan mengelola uang, maka risikonya akan sama saja.
Mungkin Anda yaitu seorang manager di sebuah perusahaan dengan honor mencapai puluhan juta rupiah sebulannya. Tapi pertanyaan kini:
Seberapa yakinkah Anda terhadap kelanggengan perusahaan?
Apakah Anda yakin bisa dan ingin bekerja selamanya?
Karenanya meski memiliki income besar, Anda harus juga membagi uang tersebut untuk tabungan dan investasi. Jangan pernah habiskan honor hanya untuk hal-hal bersifat percuma menyerupai hang out atau membeli baju/gadget terbaru padahal Anda tak membutuhkannya. Sebaliknya menabung dan berinvestasilah. Buatlah uang Anda berlipat ganda dengan cerdas menggunakan dan mencari sumber pemasukan tambahan.
Gunakan uang yang Anda punya untuk terus belajar
Kebanyakan orang sesudah bekerja merasa tidak punya waktu untuk menimba ilmu. Pergi pagi dan pulang sore serta mengerjakan peran seharian memang membuat Anda merasa sangat lelah. Anda tidak lagi merasa memiliki waktu untuk menekuni sebuah bidang, termasuk juga dunia bisnis. Selain itu, tidak sedikit pula orang yang lebih suka menggunakan gajinya untuk membeli barang yang “habis pakai” menyerupai perlengkapan elektronik baru, make up, parfum, dan lain sebagainya. Padahal jikalau Anda memang berencana untuk berbisnis, Anda harus mempelajari bidang tersebut sebaik-baiknya. Belilah buku-buku ihwal bagaimana seseorang bisa sukses mengelola suatu bisnis.
Selain itu, Anda juga perlu mengikuti aneka macam pelatihan ihwal cara menjadi entrepreneur. Sewaktu dulu masih menjadi karyawan, Robert Kiyosaki selalu membaca aneka macam buku ihwal ekonomi, manajemen, dan bisnis untuk menambah pengetahuannya seputar dunia usaha. Dia juga rajin mengikuti aneka macam pelatihan bisnis yang meski mahal tapi jikalau dibandingkan dengan ilmu yang didapat ia merasa memperoleh keuntungan berlibat. Secara singkat Robert Kiyosaki menyarankan untuk membelanjakan uang untuk pengetahuan yang pasti akan memiliki kegunaan di kehidupan mendatang.
Pilihlah sahabat yang membuat Anda bertambah pengetahuannya
Menurut Robert Kiyosaki investasi tidak hanya berupa uang dan ilmu saja tetapi juga pertemanan. Secara sosial, seorang sahabat akan berpengaruh pada cara berpikir yang Anda punya. Maka dari itu, jikalau Anda memang berencana menjadi pengusaha bertemanlah dengan mereka yang memang pengusaha. Gali dan curi ilmu yang mereka punya.
Dengarkan cerita dan pengalaman dari teman-temanmu tersebut dan aplikasikan dalam usaha yang ingin kamu rintis. Selain untuk kepentingan mendapatkan ilmu, berteman dengan pengusaha terang akan memotivasimu untuk menjadi pengusaha juga. Jadikan orang-orang tersebut sebagai guru dan inspirator sebelum memasuki dunia bisnis. Katakan pada diri sendiri kalau suatu hari nanti kamu akan menjadi menyerupai mereka.
Tetapkan prioritas pengeluaran. Jangan pernah berhutang!
Apa yang pertama kali Anda lakukan dikala mendapatkan gaji? Membayar tagilah listrik, telepon, atau justru pergi ke mall dan berbelanja?
Jika jawaban Anda yaitu pilihan pertama maka itu sudah sesuai dengan cara kaya ala Robert Kiyosaki. Pebisnis sukses ini selalu menyarankan pada rekan dan pembaca bukunya untuk selalu membuat prioritas keuangan. Untuk itu prioritasmu sekarang yaitu membayar seluruh pengeluaran tetap bulanan menyerupai tagihan telepon, asuransi, uang sekolah anak, dan lain sebagainya.
Bisa juga bagi Anda yang menabung emas menambah investasi dengan membeli emas baru. Jika suatu dikala nanti Anda kekurangan uang, jangan menggunakan aset untuk menutupinya. Putarlah otak dan hasilkan uang lebih banyak. Cari kerja sampingan dan buatlah uang simpanan Anda tak berkurang melainkan justru bertambah jikalau bisa.
Temukan investasi yang paling menguntungkan
Berinvestasi yaitu salah satu hal yang harus kamu lakukan jikalau ingin mencapai kemapanan finansial. Namun bukan berarti semua investasi pasti menjanjikan. Karenanya Robert Kiyosaki menyarankan Anda untuk arif memilih investasi. Seandainya Anda ingin berinvestasi properti, belilah di kawasan yang dipastikan akan berkembang.
Jangan membeli sebuah rumah atau tanah hanya sebab murahnya saja. Perhitungkan pula apakah selama 5-10 tahun mendatang apa yang Anda beli akan mendatangkan keuntungan? Pelajari cara membaca ini dari aneka macam buku ihwal strategi berinvestasi. Anda juga bisa mengetahuinya dari aktivitas seminar para pebisnis yang sekarang banyak diselenggarakan.
Mencapai kemapanan finansial terang menjadi keinginan setiap orang. Akan tetapi tanpa adanya pengetahuan bagaimana mencapai hal tersebut, bukan tak mungkin harapan itu hanya berakhir jadi impian. Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com
























