Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Strategi Membangun Jaringan


Untuk membangun jaringan yang besar dan kuat , seorang MENTOR perlu kerja keras, semangat , kesabaran dan ketekunan. Selain kerja keras , anda juga perlu melakukan kerja cerdas. Berikut ada 5 strategi yang bisa anda lakukan untuk membangun secara cerdas dalam bisnis 3i Networks anda.
\
1. Membangun Impian Bersama CAR 3i Networks
Membangun harapan yaitu pertama yang selalu dianjurkan dikala mulai menjalankan bisnis CAR 3i Networks, tetapi hal yang tidak kalah pentingnya yaitu membangun harapan bersama. Pertemukan bersama harapan anggota jaringan anda. Satukan langkah dan coba semakan visi dan presepsi dulu , gres kemudian berdiri bisnis CAR 3i Networks anda.

2. Lakukan Duplikasi
Ingin BISNIS CAR 3i Networks  anda berkembang baik ? Lakukan duplikasi dengan benar dan bertahap jikalau tidak BISNIS CAR 3i Networks  anda akan berjalan lambat dan kurang gairah. Anda harus meniru langkah orang yang sudah sukses di BISNIS CAR 3i Networks anda, anda harus mencontoh para Leader yang telah sukses sebagai motivator diri anda , dan kembangkan keahlian itu dalam diri anda. Sesudah menguasai hal itu ajarkan kepada downline anda dengan sabar dan tekun tahap demi tahap sesuai dengan kemampuan dari downline anda. Anda harus siap bekerja keras dan menyediakan waktu untuk bisa membentuk jaringan yang besar.

3. Terus Belajar dan Inovatif
Banyak MENTOR dan leader – leader bisnis CAR 3i Networks yang sukses dan cepat meraih keberhasilan karena banyak belajar. Tentunya anda harus mencar ilmu dari MENTOR upline atau leader anda , lakukan sharing , Tanya jawab dan solusi pemecahan masalah. Belajar juga bisa dilakukan dengan menghadiri aktivitas presentasi bisnis. Dengarkan dan catat semua tips dan kiat – kiat sukses dari para leader untuk membangun semangat anda. Yang juga penting yaitu membaca buku , ikuti Training2 yg ada

4. Pergunakan Tehnik Edifikasi
Jika anda gres memulai , anda mungkin belum mahir untuk melakukan presentasi. Lagipula kebanyakan orang yang dipresentasi selalu bertanya apa yang sudah anda capai, sementara anda belum mencapai sukses. Gunakan edifikasi , suatu langkah menyampaikan sebuah BISNIS CAR  3i Networks anda dengan memberitahukan leader yang sudah sukses di BISNIS CAR 3i Networks tersebut. Tujuannya memotivasi calon downline. Mintalah upline leader anda yang sudah sukses untuk membantu anda melakukan presentasi.

5. Lakukan Edukasi Bisnis dg eTeam
NABUNG DANN BISNIS yaitu bisnis kepercayaan, akrab sekali kaitannya berbisnis secara gotong royong. Usahakan membentuk Teamwork yang solid. Jalin komunikasi yang baik dengan Mentor,Leader , upline dan downline anda secara terus menerus, ini penting alasannya ialah yaitu tanpa berkomunikasi , anda akan terlambat memonitor informasi terbaru, terlambat bergerak dan terlambat untuk melakukan percepatan bisnis.

Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Penolakan Prospek

 Ada beberapa alasan yang biasanya mengakibatkan prospek menolak untuk membeli produk atau Penolakan Prospek
Penolakan Prospek

Mengapa Anda Ditolak?


Ada beberapa alasan yang biasanya mengakibatkan prospek menolak untuk membeli produk atau jasa anda, ialah sebagai berikut ;

1. Takut Tertipu
Hal ini sering terjadi pada prospek yang pernah tertipu dengan produk atau jasa yang dibelinya. Seperti mendapat produk tidak sesuai dengan perjanjian, produk tidak dikirim, layanan jasa yang tidak sesuai dengan jumlah uang yang harus dibayar dan berbagai pengalaman buruk lainnya yang membuat prospek menjadi takut tertipu untuk kedua kalinya.

Oleh karena itu yakinkanlah prospek dengan produk yang anda tawarkan. Ciptakanlah kesan yang terpercaya, dan berikan penawaran yang sanggup meyakinkan prospek, menyerupai mengatakan trial ataupun mengatakan jaminan garansi kepada prospek.

2. Penularan Emosi
Emosi ialah suatu sikap yang simpel menular, baik itu emosi kasatmata maupun negatif. Ketika anda menggunakan emosi negatif (tidak percaya diri) saat mempresentasikan produk anda pada , maka prospek tidak akan antusias untuk membeli atau bahkan memperhatikan produk yang anda jual.

Sebaliknya jika anda membawa emosi yang positif, maka prospek pasti akan tertarik dengan abjad anda yang antusias, sehingga ia juga tertarik untuk memiliki produk yang anda tawarkan. Jadi selalu jaga emosi yang kasatmata saat berhubungan dengan prospek anda.

3. Pengetahuan Produk (Product Knowledge)
Calon pembeli atau prospek membutuhkan hal-hal yang bisa membuatnya yakin untuk membeli sebuah produk atau jasa. Kebanyakan penjual gagal dalam menjual produknya disebabkan oleh kurangnya kemampuan penjual untuk menunjukkan keunggulan produk yang ia miliki.

Sebagai seorang penjual anda harus mengenal produk, tidak sekedar mengetahui, namun mengenal lebih dalam dan mengetahui segala sesuatu mengenai produk anda.

4. Kemudahan Dalam Bertransaksi
Transaksi yang berbelit-belit, akan membuat prospek anda jenuh dan merasa kesulitan untuk membeli produk anda. Oleh karena itu ciptakanlah fasilitas dalam bertransaksi. Buatlah sistem pembelian yang mudah.

Dan buatlah beberapa rekening Bank yang umum digunakan untuk bertransaksi. Dengan sistem transaksi yang simpel dan cepat, kemungkinan prospek untuk membeli produk dari anda juga akan semakin besar.

Artikel ini tidak ada artinya tanpa ada praktik dari anda. Jadi saya harap anda sanggup mencermati kembali sistem penjualan anda, dan semoga dengan menerapkan metode ini, anda sanggup meningkatkan angka penjualan anda

Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Investasi Sejak Dini

Bekerja memang membantu Anda menghasilkan berbagai pendapatan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun terkadang pendapatan juga terlalu besar jikalau hanya untuk memenuhi kebutuhan saja.
Bagi Anda yang baru pertama bekerja mungkin masih ragu-ragu untuk mengikuti investasi. Padahal sistem investasi sama halnya dengan menabung. Hanya bedanya dalam skala besar dan juga jangka waktu yang lebih lama.  

Bekerja dengan profesional
Poin pertama bagi Anda yang baru bekerja ialah mencoba untuk bekerja secara profesional. Mempertahankan karier yang Anda dapatkan dan menaikkannya menjadi lebih baik merupakan salah satu sistem berinvestasi.
Terutama alasannya yakni daya saing kerja kini ini yang sangat tinggi, Anda harus pintar-pintar menyimpan dan mengarahkan pekerjaan menjadi lebih baik lagi. Fokuskan pada pekerjaan, dibandingkan memperhatikan orang lain atau mencoba menjatuhkan mereka. Nama baik dan kepercayaan merupakan investasi yang sulit didapat dan dibeli.
Perencanaan masa depan yang jelas
Anda akan tertarik untuk investasi jikalau memiliki planning masa depan. Meskipun belum tentu terjadi sesuai rencana, namun setidaknya Anda memiliki pijakan yang terang untuk ke depannya.
Jika Anda ingin menikah dalam jangka waktu lima tahun lagi, maka Anda sudah tahu berapa banyak uang yang disisihkan dimulai kini pertama bekerja. Jika Anda ingin membeli rumah mewah seharga Rp1 miliar, maka Anda sudah tahu seberapa banyak uang yang harus diinvestasikan dalam jangka waktu tertentu, hingga mampu meraih Rp1 miliar untuk membeli rumah. Rencana yang terang akan membantu Anda.
Memiliki pasangan yang sejalan
Bagi Anda yang pertama kali bekerja pasti belum kepikiran untuk menikah, namun sudah ingin berinvestasi untuk dana menikah. Di sini penting sekali memilih pasangan yang memiliki fatwa sejalan dan cocok dengan planning Anda.
Carilah kekasih yang bijak, maka ia akan mendukung Anda untuk melaksanakan investasi dan merencanakan kehidupan dengan baik. Pasangan yang mengerti bagaimana mengelola keuangan, mengatur hidup dan juga menjalankan sopan santun dan moral dengan baik merupakan investasi tersendiri untuk Anda.
Dia akan membantu Anda dan mendorong supaya tetap mampu berkarier dengan sukses dimulai dari awal. Hindari pasangan yang inginnya hura-hura dan juga membawa pada kesulitan keuangan dan moral.
Berikan nilai pada uang dan usaha
Biasanya karyawan baru sudah merencanakan ingin membeli A atau membeli B. Nah, coba untuk rasakan bekerja dengan optimal mungkin dan berikan nilai pada usaha dan juga uang yang dimiliki.
Tentu saja Anda akan merasa apakah perlu membeli hal tersebut, bagaimana dengan pendapatan Anda. Apakah cukup jikalau membeli dan memenuhi kebutuhan secara bersamaan.
Hal itulah yang harus diperhatikan sehingga Anda jangan sembarangan menghabiskan uang untuk hal yang tidak perlu. Jika memang bisa, Anda juga menginvestasikan uang yang didapat.
Dengan uang yang Anda miliki coba untuk tabung dan hasilkan lebih banyak lagi, jikalau memang ingin membeli benda mewah atau barang berteknologi canggih di kemudian hari. Memberikan nilai pada uang dan usaha Anda membuat Anda lebih bijak dalam menghabiskan uang dan menggunakannya.
Belajar dan bertanya
Belajar dan bertanya tidak akan merugikan siapa pun, termasuk Anda. cobalah untuk bertanya pada yang lebih berpengalaman dan ahli. Mereka akan mengatakan tips dan hasil konsultasi yang lebih akurat untuk investasi, terutama bagi Anda yang memang ingin melakukannya sesuai dengan keadaan atau pendapatan yang diterima.
Anda juga mampu belajar dari ahlinya eksklusif dan mengurangi risiko kegagalan. Meskipun hal ini memakan waktu dan juga tenaga, bahkan jikalau Anda datang ke konsultan keuangan akan memakan biaya. Namun ke depannya Anda mengurangi risiko salah langkah dan terjadi kegagalan dalam investasi.
Lakukan investasi dari sekarang!
Sebaiknya investasi dimulai dari pertama menerima pekerjaan. Waktu tidak akan mampu diputar, dan kebiasaan akan terus dilakukan, maka cobalah menerapkan kebiasaan yang baik, salah satunya menginvestasikan uang.
Meskipun di awal bekerja Anda akan memenuhi banyak kebutuhan dan keinginan, tetapi di masa selanjutnya Anda tidak akan menyesal alasannya yakni pernah menyisihkan uang untuk berinvestasi.


Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Sudah Sukseskah Anda ?

nilai sukses yang sudah sering kita dapatkan SUDAH SUKSESKAH ANDA  Sudah Sukseskah Anda ?
SUDAH SUKSESKAH ANDA ?

Ukuran atau standar sukses tiap orang, memang berbeda-beda. Namun sebenarnya, pada tiap tahapan kehidupan, ada nilai-nilai sukses yang sudah sering kita dapatkan. Apa saja?

Ada banyak orang yang merasa dirinya belum sukses-sukses. Apa pasal? Bandingan yang dicari biasanya selalu lebih tinggi. Punya satu mobil, melihat tetangga punya kendaraan beroda empat baru, kemudian merasa belum sukses alasannya ialah yaitu mobilnya bukan barang baru. Punya rumah tingkat dua, melihat yang lain membangun tingkat tiga, kemudian ingin juga. Begitu seterusnya. Sehingga, pikiran dan jiwa tersiksa. Seolah-olah, segala bentuk pencapaian masih belum seberapa.

Padahal, ada banyak ukuran sukses yang kadang kita sendiri mungkin tidak menyadari, telah kita miliki. Kadang, hal ini malah kurang kita rasakan. Nah, inilah saatnya kesempatan kita merenung.

Berikut beberapa hal yang mungkin sanggup jadi ukuran, apakah bekerjsama Anda sudah sukses atau belum:

Bahagia
Ketika Anda merasa bahagia, maka Anda termasuk orang yang sukses dalam hidup. Tak peduli berapa digit angka di tabungan, berapa deret kendaraan beroda empat mewah di garasi dan berapa tingkat rumah Anda. Atau bahkan, bila itu semua belum jadi kenyataan. Namun bila Anda merasa senang terus-menerus, Anda yaitu orang sukses.

Tak banyak mengeluh
Jalanan macet, pekerjaan yang seolah tiada habis atau utang yang seolah tak pernah lunas yaitu beberapa keluhan yang sering dikemukakan sebagian orang di ruang publik, seolah-olah di media sosial. Bila Anda sanggup menghindari kebiasaan mengeluh seolah-olah itu, pasti hidup akan terasa lebih ringan dan menyenangkan. Dan itu juga merupakan sebuah kesuksesan bagi Anda.

Berempati
Empati yaitu pecahan penting dari orang sukses. Tanpa empati, hidup kita ibarat raga tanpa jiwa. Mencintai dan peduli kepada orang lain seolah-olah layaknya menyayangi keluarga akan membawa kebahagiaan bagi Anda. Coba lihat orang di sekitar Anda dan tingkatkan “radar” kepedulian Anda.

Mau melakukan perubahan
Ada banyak hal yang sanggup diubah dalam hidup Anda. Orang sukses tidak hanya duduk diam melihat hal negatif terjadi di sekitarnya. Mereka akan bergerak untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik bagi hidup mereka dan orang di sekitarnya.

Anda sanggup merayakan kesuksesan orang lain
Kesuksesan orang lain, bukanlah kegagalan bagi Anda. Memuji orang yang meraih prestasi akan mengatakan energi positif bagi diri Anda sendiri dan itu akan membantu membangun kesuksesan diri. Kesuksesan akan semakin menyebar bila dibagi.

Punya tujuan
Anda memiliki tujuan yang jelas yang ingin dicapai. Tapi tak sekadar tujuan, Anda juga punya usaha yang serius untuk mewujudkannya. Tidak selalu tujuan berupa materi. Banyak cara untuk membuat diri sendiri dan orang di sekitar bahagia.

Abaikan omongan orang
Kadang, kita memang harus menerapkan seni administrasi tutup telinga. Mendengar orang membicarakan kita, apalagi perihal sesuatu yang tidak kita lakukan dan dengan fakta yang berbeda memang mengesalkan. Abaikan hal-hal seolah-olah itu.

Hubungan Anda harmonis
Hal ini sering dilupakan oleh banyak orang. Hubungan serasi Anda dengan pasangan, atau dengan anggota keluarga yang lain yaitu sebuah sukses yang luar biasa. Di zaman penuh drama seolah-olah ini, menjalani korelasi yang serasi dengan keluarga yaitu harta yang tak ternilai.

Melihat sisi terang
Hidup bagi sebagian orang sanggup menjadi sesuatu yang suram dan menyedihkan, bagi mereka yang memilih cara itu. Namun, Anda juga sanggup memilih sisi jelas dalam hidup. Jika Anda memilih melihat hidup sebagai sebuah sisi terang, maka hidup akan terasa lebih menyenangkan dan membahagiakan.

Terima apa yang tak sanggup diubah
Beberapa hal dalam hidup ini memang sudah ditakdirkan dan tak sanggup diubah lagi. Lahir sebagai suku apa, di negara mana dengan kondisi fisik seolah-olah apa yaitu beberapa hal yang tidak sanggup kita desain dan harus kita terima seutuhnya. Semua kondisi itu pasti ada sisi positif yang sanggup kita ambil. Jangan pernah berpikir apa yang terjadi dan kita terima yaitu kesialan belaka.

Sekali lagi, ukuran kesuksesan setiap orang boleh jadi berbeda-beda. Namun, semua itu bekerjsama tergantung sudut pandang kita sebagai manusia. Kadang, masakan ringan dan candaan bersama orang terdekat saja sudah sanggup menjadi sebuah rasa sukses yang luar biasa. Kuncinya, banyak-banyak bersyukur. Maka, ukuran kesuksesan yang Anda raih tanpa terasa akan makin banyak nikmatnya.

Sumber:Andre Wongso
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Sukses Ala Robert T Kyosaki

 Robert Kiyosaki tumbuh menjadi sosok cerdas yang piawai menjalankan roda bisnisnya Sukses Sukses Ala Robert T Kyosaki
Robert T Kyosaki
Lahir di Hawaii pada 8 April 1947, Robert Kiyosaki tumbuh menjadi sosok cerdas yang piawai menjalankan roda bisnisnya. Ia memulai sepak terjangnya dalam dunia bisnis dengan mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang ritel dan t-shirt. Puncak keberhasilan Robert Kiyosaki terjadi dikala ia merintis sebuah perusahaan bernama Rich Dad Company, yakni sebuah perusahaan keuangan dan pendidikan bisnis multi juta dollar yang beroperasi di lebih dari 100 negara.

Cara Robert Kiyosaki kemapanan finansial .


Jangan pernah berencana menjadi karyawan selamanya


 Robert Kiyosaki tumbuh menjadi sosok cerdas yang piawai menjalankan roda bisnisnya Sukses Sukses Ala Robert T Kyosaki
Sukses Ala Robert T Kyosaki

Berbeda dengan pengusaha lainnya yang seringkali “mengharamkan” pilihan orang untuk menjadi karyawan sebelum masuk ke dunia bisnis, Robert Kiyosaki justru menghalalkan hal tersebut. Baginya secara umum manusia akan melewati empat tahap ekonomi dalam kehidupannya yakni:

  • Employee (karyawan) Tahap pertama ini yaitu tahap di mana seseorang bekerja untuk orang lain demi membiayai hidupnya sehari-hari. Umumnya orang yang berada dalam tahap ini yaitu mereka yang gres lulus serta minim pengalaman. Sehingga untuk membuat suatu usaha selain dia membutuhkan uang ia juga memerlukan ilmu guna merintis usahanya di masa depan.
  • Self employee (pekerja lepas) Tahap kedua ini merupakan tahap lanjutan dari tahap pertama di mana pekerja tidak lagi menggantungkan dirinya ke perusahaan, melainkan menjadikan dirinya sebagai pekerja untuk usahanya. Biasanya dia yaitu seorang pengusaha start up yang sudah mulai masuk membangun bisnis sendiri.
  • Bussiness owner (pemilik usaha) Tahap selanjutnya dari tangga perekenomian seseorang yaitu pemilik usaha di mana ia yaitu pengusaha yang sudah memiliki uang untuk menggaji karyawan. Ia masih bekerja tetapi bukan lagi sebagai karyawan melainkan menjadi “pemilik karyawan”.
  • Investor (penanam modal) Tahap terakhir yaitu investor atau pemilik modal. Di sini Anda tidak lagi sekedar memiliki usaha dan bisa mengerjakan orang, tetapi sudah bisa lepas tangan dan bisa memercayakan bisnis tersebut kepada orang lain. Artinya, Anda sanggup dengan leluasa mengerjakan hal lainnya menyerupai misal: mengurus keluarga, berlibur, atau mungkin melakukan pekerjaan sosial.

Keempat tahap ekonomi dari Robert Kiyosaki tersebut secara singkat menjelaskan bagaimana idealnya seorang karyawan yang notabene bekerja untuk uang pada risikonya bertransformasi jadi pemilik modal yang membuat uang yang bekerja untuknya. Menurut Robert Kiyosaki Anda harus merubah mindset pekerja menjadi pemilik modal jikalau ingin menjadi orang kaya. Jangan habiskan hidup Anda secara serupa dengan “menghamba” kepada orang lain.

Jadilah seseorang yang cerdas mengelola keuangan

 Robert Kiyosaki tumbuh menjadi sosok cerdas yang piawai menjalankan roda bisnisnya Sukses Sukses Ala Robert T Kyosaki
Sukses Ala Robert T Kyosaki

Robert Kiyosaki selalu percaya bahwa kecerdasan finansial yaitu modal mutlak jikalau ingin menjadi orang kaya. Artinya, sebesar apapun honor yang Anda punya jikalau tidak memiliki kemampuan mengelola uang, maka risikonya akan sama saja.
Mungkin Anda yaitu seorang manager di sebuah perusahaan dengan honor mencapai puluhan juta rupiah sebulannya. Tapi pertanyaan kini:

Seberapa yakinkah Anda terhadap kelanggengan perusahaan?
Apakah Anda yakin bisa dan ingin bekerja selamanya?

Karenanya meski memiliki income besar, Anda harus juga membagi uang tersebut untuk tabungan dan investasi. Jangan pernah habiskan honor hanya untuk hal-hal bersifat percuma menyerupai hang out atau membeli baju/gadget terbaru padahal Anda tak membutuhkannya. Sebaliknya menabung dan berinvestasilah. Buatlah uang Anda berlipat ganda dengan cerdas menggunakan dan mencari sumber pemasukan tambahan.

Gunakan uang yang Anda punya untuk terus belajar
Kebanyakan orang sesudah bekerja merasa tidak punya waktu untuk menimba ilmu. Pergi pagi dan pulang sore serta mengerjakan peran seharian memang membuat Anda merasa sangat lelah. Anda tidak lagi merasa memiliki waktu untuk menekuni sebuah bidang, termasuk juga dunia bisnis. Selain itu, tidak sedikit pula orang yang lebih suka menggunakan gajinya untuk membeli barang yang “habis pakai” menyerupai perlengkapan elektronik baru, make up, parfum, dan lain sebagainya. Padahal jikalau Anda memang berencana untuk berbisnis, Anda harus mempelajari bidang tersebut sebaik-baiknya. Belilah buku-buku ihwal bagaimana seseorang bisa sukses mengelola suatu bisnis.

Selain itu, Anda juga perlu mengikuti aneka macam pelatihan ihwal cara menjadi entrepreneur. Sewaktu dulu masih menjadi karyawan, Robert Kiyosaki selalu membaca aneka macam buku ihwal ekonomi, manajemen, dan bisnis untuk menambah pengetahuannya seputar dunia usaha. Dia juga rajin mengikuti aneka macam pelatihan bisnis yang meski mahal tapi jikalau dibandingkan dengan ilmu yang didapat ia merasa memperoleh keuntungan berlibat. Secara singkat Robert Kiyosaki menyarankan untuk membelanjakan uang untuk pengetahuan yang pasti akan memiliki kegunaan di kehidupan mendatang.

Pilihlah sahabat yang membuat Anda bertambah pengetahuannya
Menurut Robert Kiyosaki investasi tidak hanya berupa uang dan ilmu saja tetapi juga pertemanan. Secara sosial, seorang sahabat akan berpengaruh pada cara berpikir yang Anda punya. Maka dari itu, jikalau Anda memang berencana menjadi pengusaha bertemanlah dengan mereka yang memang pengusaha. Gali dan curi ilmu yang mereka punya.

Dengarkan cerita dan pengalaman dari teman-temanmu tersebut dan aplikasikan dalam usaha yang ingin kamu rintis. Selain untuk kepentingan mendapatkan ilmu, berteman dengan pengusaha terang akan memotivasimu untuk menjadi pengusaha juga. Jadikan orang-orang tersebut sebagai guru dan inspirator sebelum memasuki dunia bisnis. Katakan pada diri sendiri kalau suatu hari nanti kamu akan menjadi menyerupai mereka.

Tetapkan prioritas pengeluaran. Jangan pernah berhutang!
Apa yang pertama kali Anda lakukan dikala mendapatkan gaji? Membayar tagilah listrik, telepon, atau justru pergi ke mall dan berbelanja?

Jika jawaban Anda yaitu pilihan pertama maka itu sudah sesuai dengan cara kaya ala Robert Kiyosaki. Pebisnis sukses ini selalu menyarankan pada rekan dan pembaca bukunya untuk selalu membuat prioritas keuangan. Untuk itu prioritasmu sekarang yaitu membayar seluruh pengeluaran tetap bulanan menyerupai tagihan telepon, asuransi, uang sekolah anak, dan lain sebagainya.

Bisa juga bagi Anda yang menabung emas menambah investasi dengan membeli emas baru. Jika suatu dikala nanti Anda kekurangan uang, jangan menggunakan aset untuk menutupinya. Putarlah otak dan hasilkan uang lebih banyak. Cari kerja sampingan dan buatlah uang simpanan Anda tak berkurang melainkan justru bertambah jikalau bisa.

Temukan investasi yang paling menguntungkan
Berinvestasi yaitu salah satu hal yang harus kamu lakukan jikalau ingin mencapai kemapanan finansial. Namun bukan berarti semua investasi pasti menjanjikan. Karenanya Robert Kiyosaki menyarankan Anda untuk arif memilih investasi. Seandainya Anda ingin berinvestasi properti, belilah di kawasan yang dipastikan akan berkembang.

Jangan membeli sebuah rumah atau tanah hanya sebab murahnya saja. Perhitungkan pula apakah selama 5-10 tahun mendatang apa yang Anda beli akan mendatangkan keuntungan? Pelajari cara membaca ini dari aneka macam buku ihwal strategi berinvestasi. Anda juga bisa mengetahuinya dari aktivitas seminar para pebisnis yang sekarang banyak diselenggarakan.

Mencapai kemapanan finansial terang menjadi keinginan setiap orang. Akan tetapi tanpa adanya pengetahuan bagaimana mencapai hal tersebut, bukan tak mungkin harapan itu hanya berakhir jadi impian.
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Marketing Revolution Tung Desem Waringin

Marketing Revolution Tung Desem Waringin Marketing Revolution Tung Desem Waringin Marketing Revolution Tung Desem Waringin
Marketing Revolution Tung Desem Waringin
Marketing Revolution ini ialah ilmu untuk menunjukkan penawaran kepada pelanggan sehingga terjadi penjualan yang berkesinambungan secara cepat dan besar

Menurut Tung Desem Waringin PENJUALAN yang berhasil ialah antara penjual dan pembeli sama-sama menerima keuntungan. Jika hanya penjual yang untung maka pembeli akan kapok untuk membeli. Begitu juga sebaliknya.

Apa perbedaan nya dengan marketing klasik?
Dalam marketing klasik terdapat aturan tidak tertulis dalam melakukan penawaran. Seperti Tata Krama dan urutan – urutan tertentu. Aturan ini menjadi patokan bagi marketer kebanyakan.

Sedangkan dalam marketing revolution, tidak ada aturan yang mengikat. Tidak ada tata krama. Semua bebas yang terpenting ialah penawaran tersebut berhasil. Karena itu dibutuhkan Open Minded bagi marketer untuk mampu menggunakan aneka macam keadaan dan aturan yang ada secara fleksibel.

Dalam bukunya tersebut yang berjudul marketing Revolution Tung Desem Waringin menunjukkan ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk menjadi tolak ukur.

Berikut ini 9 hal penting dalam marketing revolution Tung Desem Waringin


1. Menciptakan Penawaran Menarik
Anda harus membuat penawaran yang menarik. Semakin menarik penawaran yang berikan akan semakin penasaran pelanggan yang terhadap Produk/ jasa yang anda tawarkan. Tantangan terbesar dalam hal ini ialah membuat pelanggan akan merasa rugii jika tidak membeli produk yang ditawarkan atau merasa beruntung alasannya yaitu membeli produk tersebut

2. Menawarkan Pada Target yang Tepat
Anda harus memutuskan target tepat pada target atau pasanya.

Meskipun penawaran yang diberikan menarik dan terpercaya namun jika orang yang ditawarkan tidak tepat hal itu akan kuranng maksimal bahkal lebih buruknya akan sia-sia alasannya yaitu tidak ada hasil.

Misalkan Anda ingin menjual baju gamis tapi anda asal mempromosikannya tanpa memutuskan target maka karenanya tidak mampu maksimal. Kalau Anda menjual baju gamis Dan Andamenetapkan target dalam hal ini yang memungkinkan kebanyakan ibu-ibu maka sasilnya akan lebih maksimal.

Karena itu perlu menentukan target yang tepat sebelum menunjukkan produk.

3. Fokus Pada USP
USP adalah Ultimate advantage, Sensational offer dan Powerfull promise atau dalam istilah nya melakukan hal yang lain dari pada yang lain dan melakukan penawaran dengan melihat kelebihan produk yang dimiliki.

Jika anda ingin menerima hasil yang besar Anda harus membuat cara yang baru. Dengan melakukan hal ini income yang didapat akan sangat besar.

4. Melakukan 5 Usaha Marketing
Agar lebih efektif dalam melakukan marketing harus ada usaha maksimal dan Anda mampu menerapkan 5 usaha marketing.

Hal ini sangat perlu untuk dilakukan mirip memperbanyak calon konsumen, mengubah calon konsumen menjadi konsumen, memperbesar, mempersering pembelian per konsumen dan yang terakhir meningkatkan margin.

5. Tindakan Terukur dan Teruji
Setiap langkah yang akan dilakukan harus diperhitungkan dengan baik. Anda mampu membuat plaining dan estimasi setiap saat. Mulai dariplaining awal kemudian ditengah perjalanan Anda mampu mengefaluasai dan membandingkannya dengan plaining anda yang sebelumnya.

Anda ukur lagi dan uji lagi sehingga mampu dilakukan peningkatan kinerja yang akam mengantarkan keberhasilan lebih cepat.

6. Faktor Kali (Tipping Point)
Jangan sepelekan hal- hal kecil alasannya yaitu ternyata hal-hal kecil yang sering dilupakan justru mampu menunjukkan timbal balik yang sangat besar pada proses pemasaran anda. Misalnya ucapan selamat datang dan terima kasih kepada customer.

Menawarkan produk yang lain dsb. Meskipun terlihat remeh tapi hal ini terbukti meningkatkan penjualan.

7. Produktifitas yang terkait penghasilan
Usaha yang efektif ialah usaha yang produktif dan menghasilkan. Karena itu Produktifitas ini harus sangat diperhatikan biar penghasilan yang didapat mampu sebanding dengan usaha yang telah dilakukan.

Jadi intinya jika Anda ingin hasil yang besar dan maksimal Anda harus meningkatkan produksifitas bisnis Anda.

8. Monitoring
Anda harus melakukan monitoring. alasannya yaitu jika tanpa melakukan monitoring, Anda tidak akan tau perkembangan, kekurangan yang ada pada produk/ jasa bisnis Anda. Selain itu proses marketing tidak akan terarah kepada tujuan yang jelas.

Jadi Anda harus melakukan monitoring terhadap produk / jasa bisnis Anda.

9. Prinsip Harga Paling Murah
Selama melakukan pemasaran terapkan prinsip bahwa produk yang ditawarkan memiliki harga yang paling murah dibanding dengan produk para pesaing Anda.

Karena jika harga yang anda tawarkan pada customer lebih murah dibanding pesaing Anda maka pelanggan Anda akan selalu membeli produk dari Anda alasannya yaitu harga yang Anda tawarkan Lebih murah
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Gagal Atau Sukses

Menyerah Adalah Satu-satunya Penyebab Gagal ...!!


 Anda boleh beralasan dengan aneka macam macam alasan Anda Gagal Atau Sukses Gagal Atau Sukses
Gagal Atau Sukses
Anda boleh beralasan dengan aneka macam macam alasan Anda, namun penyebab sebetulnya Anda gagal dalam bisnis ialah … mengalah atau berhenti. Serius, apa pun yang terjadi pada diri Anda, itu bukan yang terpenting, tetapi yang paling penting ialah bagaimana Anda menyikapinya. Apakah Anda memilih untuk bertahan atau Anda menyerah? Saat Anda memilih menyerah, Anda gagal!
“Saya bukan mengalah … tapi …”

Itu ialah kalimat menyerah. Apa pun alasan Anda, tidak perlu diperjelas, bila Anda berhenti artinya Anda memang mengalah dan Anda sendiri yang memutuskan untuk gagal dalam bisnis.

Lalu, bagaimana biar tidak gagal dalam bisnis? Jawabannya sederhana, jangan menyerah.

Pertama: Selama Hayat Di Kandung Badan, Masih Ada Harapan
Selama Allah mengatakan kesempatan kepada kita, artinya masih ada kesempatan untuk meraih yang kita inginkan, termasuk membangun bisnis. Satu-satunya kesempatan itu hilang, saat kematian sudah menjemput. Kenapa harus menutup diri dengan kesempatan? Padahal Allah masih mengatakan kesempatan.

Jadi langkah pertama ialah yakinkan diri bahwa kesempatan itu masih ada, selama Anda masih hidup.

Kedua: Anda Harus Banyak Mencoba dan Coba Lagi Jika Gagal
Yang dimaksud lower expectations bukan berari kita menurunkan tujuan atau target. Maksud sebetulnya ialah memberitahu kita bahwa tidak semua perjuangan kita akan berhasil. Contohnya ialah seorang jago bola basket pun tidak selalu memasukan bola ke keranjang. Sejago apa pun pemain golf, tidak selalu memasukan bola ke lubang, dan sejago apa pun pemain bola, tidak selalu bisa mencetak goal.

Jadi, Anda harus banyak mencoba dan coba lagi bila gagal. Jangan pernah berpikir setiap perjuangan Anda akan berhasil. Jika Anda beranggapan selalu berhasil, Anda akan menyerah, alasannya ialah ialah pada kenyataannya tidak menyerupai itu. Hadapilah bahwa ada sebagian usaha, mungkin sebagian besar, yang tidak berhasil.

Ketiga: Jangan Rendah Diri
Jangan rendah diri, jangan anggap diri tidak mampu. Kalau ada pekerjaan yang sulit, itu bukan berarti Anda tidak mampu, Anda hanya belum mengetahui caranya. Pelajari saja, jangan dijadikan alasan untuk menyerah. Jangan mengalah karena sulit. Jika ada kesulitan, artinya Anda harus lebih banyak berguru lagi.

Anda akan melihat bahwa Anda lebih baik dibandingkan sangkaan Anda sendiri. Kuncinya Anda mau terus mencoba, terus belajar, dan terus membuatkan diri.

Keempat: Bershabarlah
Untuk mencapai tujuan, untuk mencapai posisi yang baik, Anda memerlukan proses. Akan membutuhkan waktu. Banyak kasus, seseorang mulai merasakan hasil setelah berusaha bertahun-tahun. Ada pebisnis yang membangun bisnis selama 5 tahun dan tidak menghasilkan. Setelah itu baru menghasilkan.

Semua butuh perjuangan dan butuh kesabaran untuk meraih hasil. Salah satu penyebab orang menyerah, karena beliau tidak punya kesabaran. Kesabaran dalam bisnis itu ialah teguh dalam membangun bisnis, terus berusaha dan berusaha. Sampai kapan kita harus bershabar? Selamanya, karena hidup membutuhkan kesabaran. Bahkan setelah Anda berhasil, Anda pun harus tetap shabar dalam berusaha menjaga keberhasilan Anda.

Keenam: Jangan Membandingkan Diri Dengan orang Lain
Salah satu yang bisa meruntuhkan semangat saat kita suka membanding-bandingkan dengan orang lain. Contohnya menyerupai ini:

“Saya sudah bisnis lama, kenapa yang baru saja memulai eksklusif kaya?”
“Saya lebih hebat, kenapa beliau yang tidak tahu apa-apa sudah sukses?”
“Dia itu berguru kepada saya dan sekarang sudah melebihi saya.”


Tidak peduli apa pun kondisinya, kita tidak perlu membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Kalau mau belajarlah kepada mereka. Setiap orang punya cerita dan pengalamannya masing-masing dan kita tidak mengetahuinya persis. Makara jangan dipikirkan.

Sebaliknya kita sendiri jauh lebih beruntung dibandingkan orang lain. Namun ini juga tidak bermanfaat. Yang penting ialah fokus pada diri Anda, bagaimana membangun bisnis Anda.

Ketujuh: Anda Akan Jatuh … Bangkitlah Lagi
Saya katakan, Anda akan akan jatuh, bukan gagal. Jatuh bisa menjadikan kegagalan bila Anda jatuh dan tidak berdiri lagi. Inilah mengapa banyak orang yang menentang konsep Bisnis Anti Gagal saya, karena tidak bisa membedakan antara jatuh dan gagal. Saat seorang anak yang berguru sepeda, beliau pasti jatuh dulu. Jika beliau berhenti mencoba, beliau akan gagal bisa bersedepeda. Jika beliau berdiri lagi dan menoba lagi, beliau akan berhasil.

Begitu juga dalam membangun bisnis. Hampir semua orang yang sukses dalam bisnis, beliau pernah mengalami sebuah kejatuhan besar. Kejatuhan besar maksudnya, saat bisnis Anda sudah berkembang, sudah mulai menghasilkan, bahkan dengan penghasilan besar, Anda tiba-tiba jatuh. Jatuhnya akan terasa lebih sakit, karena Anda sudah berada di posisi yang tinggi.

Kebanyakan pebisnis akan mengalaminya. Selanjutnya terserah Anda, apakah Anda akan mengalah atau berdiri lagi. Saya kasih tau, meski pun jatuhnya sakit, namun Anda akan lebih simpel untuk berdiri karena Anda sudah punya ilmu, pengalaman, dan kekuatan mental yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Disinilah ujian yang cukup berat. Tidak sedikit saya melihat orang yang merah pada tahapan ini. Saya memberitahu ini sejak awal, supaya kita siap menghadapinya. Kesiapan mental akan menyebabkan Anda tidak kenal menyerah.

Ke delapan: Miliki Kemampuan Mengatasi Masalah Dan Memenuhi Kebutuhan Bisnis
Ada dua kalimat yang juga bisa membuat orang menyerah, yaitu:

“Saya tidak bisa … ”
“Saya tidak punya …”

Atau ada juga dengan bahasa lainnya, yaitu “Saya bingung”.

Lalu apa, apakah karena Anda tidak bisa atau tidak punya, Anda sudah punya alasan menyerah? Tentu tidak, yang perlu Anda lakukan Anda Anda membangun kemampuan diri biar bisa mengatasi duduk kasus bisnis Anda dan bisa memenuhi kebutuhan bisnis Anda. Ini PR Anda, harus berguru ini. Tentu akan panjang bila dibahas lagi, kabar baiknya saya sudah membahas sebelumnya. Silahkan baca, dijamin kemampuan Anda akan meningkat sehingga Anda tidak akan menyerah, meski sesulit apa pun.
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Berani Mengambil Resiko

Jika mau sukses, Anda harus berani mengambil resiko.
 Masa depan yang cerah milik pengambil resiko Berani Mengambil Resiko Berani Mengambil Resiko
Berani Mengambil Resiko

Masa depan yang cerah milik pengambil resiko. Itu yang dikatakan Brian Tracy, seorang hebat pengembangan diri dunia.

The future belongs to the risk takers, not the security seekers. The more you seek security, the less of it you will have and the more you pursue opportunity, the more security you will achieve. Brian Tracy.

menuju masa depan yang cerah
Masa depan dimiliki oleh para pengambil resiko, bukan pencari keamanan. Semakin Anda mencari keamanan, justru akan semakin sedikiti keamanan yang Anda miliki dan semakin mengejar peluang, semakin banyak keamanan yang akan Anda raih. Dari Brian Tracy.

Semakin besar resiko yang diambil, akan semakin besar hasil yang menanti. Resiko kecil, atau yang disebut dengan “keamanan” menjanjikan hasil yang kecil juga. Hukum resiko dan imbalan sudah ibarat itu.

Inilah pentingnya mengapa kita harus berani mengambil resiko.

Tapi tetap harus perhitungan bukan?
Yah, tentu saja. Kita perhitungkan sebelum bertindak. Kita lihat resikonya. Kita mampu mendapat resikonya? Jika mampu maka, ambil tindakan. Apakah resikonya mampu diantisipasi? Maka ambil tindakan.

Bukan ibarat orang yang hanya mencari pembenaran untuk tidak mengambil resiko, mereka memberikan beresiko sambil diam tidak bertindak. Perhitungkan resikonya, kemudian tetaplah ambil tindakan untuk mengambil resiko. Itu baru namanya risk taker.

Definisi berani mengambil resiko bukan asal bertindak. Saya baiklah itu. Bukan nekat tanpa perhitungan dan mempersiapkan diri. Bukan itu yang dimaksud berani.

Perhitungan boleh, namun jangan sampai terlalu menghitung dengan berharap pasti berhasil. Karena Anda tidak akan pernah menemukannya. Perhitungan boleh tetapi jangan berlebihan sehingga Anda tidak pernah bertindak.

Sebuah Kenyataan Tentang Keberhasilan Yang Membentuk Mental Pebisnis
Tidak ada. Sekali saya katakan tidak ada yang mampu menjamin dan memastikan keberhasilan sebuah proses. Saat Anda mau minum, Anda mengambil gelas kemudian mendekatkan ke mulut Anda, apakah dijamin berhasil? Tidak.

Apa lagi dalam program yang lebih kompleks ibarat bisnis, dimana faktor yang menentukan keberhasilan tidak sepenuhnya di tangan kita. Ada banyak sekali faktor yang menghipnotis keberhasilan.
Tidak ada satu bisnis yang dijamin berhasil
Tidak ada satu iklan yang dijamin menghasilkan penjualan tinggi
Tidak ada satu seni administrasi yang memastikan memenangkan persaingan
Tidak ada jaminan karyawan Anda akan loyal 100% selamanya
Tidak ada jaminan pelanggan tidak berpindah ke produk lain

Bukan untuk menakuti, hanya untuk memberikan pemahaman bahwa ibarat inilah kenyataannya. Jika Anda dalam bisnis atau mau masuk dunia bisnis, Anda harus bersedia mendapat kenyataan ini.

Cari yang tidak ada resiko? Sampai kapan? Memang ada usaha tanpa resiko? Selalu ada. Tidak ada yang namanya “yang pasti-pasti saja”, “yang jelas-jelas saja”, dan “yang biasa berhasil”. Zaman terus berubah, yang dulu kita anggap aman, tidak akan terjadi selamanya.

Yang dulu menghasilkan, belum tentu nanti akan menghasilkan lagi. Kata siapa bekerja di perusahaan aman? Kata siapa nabung di deposito aman? Mungkin resikonya kecil, tetapi karenanya kecil.

Jika setelah mengetahui ini, Anda memutuskan untuk mundur dari dunia bisnis, artinya Anda memang belum siap menjadi pebisnis. Pebisnis hanya untuk pemberani. Hanya untuk orang yang memiliki keberanian mengambil resiko.

Daripada Anda mundur, lagi pula menjadi karyawan tidak aman juga, mengapa tidak bertanya …

Tidak ada bisnis yang sempurna. Tidak ada seni administrasi yang sempurna. Jika Anda menunggu tepat untuk bertindak, maka Anda tidak akan pernah bertindak.

Resiko sudah menjadi penggalan dalam bisan wirausaha. Seorang yang berwirausaha, pasti mereka sudah sadar bahwa resiko sudah menjadi penggalan hidupnya. Mereka menjadikannya sebagai tantangan bukan sebagai halangan.

Hasilnya Akan Membayar
Kenapa seorang pengusaha tetap berniaga meski selalu ada resiko. Apa motivasi mereka untuk terus menjadi seorang entreprener meski dibayangi dengan resiko?

Karena dikala berhasil akan membayar semua kerugian yang terjadi simpulan kegagalan. Contoh berani mengambil resiko dalam periklanan.

Misalnya Anda memasang iklan di Facebook. Anda menghabiskan uang Rp 1.000.000, kemudian gagal. Anda perbaiki iklan Anda. Tapi masih gagal, rugi lagi dan lagi. Anggap sampai 10X. Total Anda gagal Rp 10.000.000.

Karena Anda terus memperbaiki, maka yang ke 11 Anda berhasil. Anda mendapat embel-embel keuntungan Rp 5.000.000 per bulan misalnya. Maka dalam 2 bulan saja, kerugian sebelumnya sudah tertutup. Bulan ketiga dan seterusnya pendapatkan Anda naik Rp 5.000.000.

Bahkan Anda mampu meningkatkan anggaran iklan Anda sehingga keuntungan semakin besar dan mendapat terus-menerus. Anda sudah lupa dengan kerugian Rp 10.000.000 di awal.

Yang konyol adalah banyak orang yang takut mengambil resiko untuk modal ratusan ribu, padahal potensi penghasilan tak terbatas. Banyak orang yang takut mengeluarkan uang untuk berguru bisnis. Takut tidak menghasilkan, padahal biayanya antara puluhan ribu sampai jutaan. Sementara, berapa penghasilan setelah Anda berhasil nanti?

Itulah alasan, mengapa orang berani mengambil resiko.

Bagaimana Cara Agar Menjadi Pebisnis Yang Berani Menghadapi Resiko?
Apa kekuatan yang mendorong seseorang menjadi pemberani? Kenapa mereka berani menghadapi tantangan bisnis yang penuh resiko?

Pertama: Keinginan Yang Kuat
Jawabannya karena Anda tidak akan pernah sampai ke pulau baru jikalau tidak berani menghadapi resiko melewati lautan dengan kapal atau melewati ketinggian melalui pesawat. Anda hanya akan diam di tempat jikalau tidak mengambil resiko.

Anda tidak akan pernah mampu mendapat keuntungan melimpah dalam bisnis, jikalau Anda tidak berani mengambil resiko bisnis. Sementara keuntungan bisnis potensinya tak terbatas.

Anda tidak akan dikenal di depan publik, jikalau Anda tidak berani tampil, melakukan hal yang diketahui publik, dan berbicara di depan umum. Jika Anda mau terkenal, Anda harus siap dengan resiko orang terkenal.

Jadi, kekuatan yang mendorong seseorang berani mengambil resiko adalah keinginan yang besar lengan berkuasa untuk mencapai cita-citanya. Jika ketakutan mengalahkan keinginannya, maka dia akat takut mengambil resiko. Keinginan besar lengan berkuasa adalah alasan pertama mengapa menjadi pemberani.

Sementara pernah Anda melihat pendaki gunung? Mereka berani mengambil resiko berupa kematian. Demi apa? Mengapa Anda tidak berani mengambil resiko demi kebaikan langsung dan umat?

Yang kedua adalah keyakinan atau optimisme.
Kadang ada orang yang merasa yakin bahwa bisnisnya akan berhasil, tidak mungkin gagal. Dia mencurahkan segalanya, meminjam uang, menghabiskan waktu dan hartanya untuk bisnis itu. Dan apa yang terjadi? Hancur lebur.

Yang disebut berani bukan yakin ibarat itu. Pemberani sadar bahwa resiko itu ada, tapi dia yakin dengan dirinya bahwa dia mampu bangkit, mampu mengatasi, mampu mengantisipasi, dikala resiko itu datang. Dia pun yakin, mampu bangun jikalau gagal.

Tidak ada perkataan ibarat ini:

Bagaimana jikalau saya gagal dan tidak mampu bangun lagi?Bagaimana jikalau saya tidak mampu membayar utang?Bagaimana jikalau saya gagal terus menerus?

Jika Anda gagal, bangun lagi, coba lagi. Jika Anda tidak punya uang, maka cari uang lagi. Jika Anda gagal terus, artinya Anda tidak pernah belajar. Jika kita terjebak dengan bagaimana jika, bagaimana jika, dan seterusnya, kita tidak akan pernah bertindak, karena adalah hanya hal negatif yang akan tiba ke pikiran kita.

Inilah yang disebut keyakinan dan optimisme, bukan keyakinan buta.

Yang diharapkan adalah bagaimana Anda memiliki pikiran positif dan kepercayaan diri yang tinggi. Itu kuncinya. Orang yang berani mengambil resiko, karena dia berpikir positif dan percaya diri. Selanjutnya silahkan baca 2 artikel ini:

Yang Ketiga Ilmu
Saya ingat tabrakan pena Robert T. Kiyosaki. Katanya yang beresiko itu bukan bisnisnya, tetapi orangnya. Jika Anda tidak mengetahui apa-apa ihwal sebuah bisnis, kemudian Anda menjalankannya, itu yang namanya beresiko.

Bahkan Anda tidak mengerti bisnis sama sekali. Kemudian gagal dan bangkrut, kemudian Anda menyalahkan bisnisnya. Seperti Anda tidak mampu menyetir, kemudian Anda menyetir dan celaka, apakah salah mobil?

Harusnya Anda berguru menyetir dulu sebelum membawa mobil. Orang yang belum mampu menyetir atau belum memiliki jam terbang, memiliki resiko jauh lebih tinggi dibanding orang yang sudah berpengalaman menyetir. Masuk kebijaksanaan bukan?

Jadi, untuk mengurangi resiko, Anda perlu berguru DAN berlatih. Ada ilmunya cara mengurangi resiko dan Anda perlu berlatih biar mahir berbisnis. Cara berlatih bisnis adalah memulai berbisnis dan siapkan mental untuk berhasil dan gagal.
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

6 Langkah Biar Sanggup Kaya

 Pensiun dengan uang sejibun yakni mimpi semua orang  6 Langkah Semoga Dapat Kaya
6 Langkah Agar Bisa Kaya

Pensiun dengan uang sejibun yakni mimpi semua orang. Banyak orang yang sudah bekerja bertahun-tahun, setiap hari berangkat kerja subuh dan pulang dikala hari sudah kembali gelap. Betapa pun mereka bekerja dengan keras, uang pensiun bahkan enggak mampu meningkatkan gaya hidupmu. Bahkan untuk beberapa orang, uang pensiun belum juga cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-harinya. Makanya, ada beberapa orang yang tetap banting tulang usai pensiun.

Menjadi miliarder dikala kamu pensiun bahu-membahu bukan iming-iming belaka. Hanya saja, kamu perlu melakukan langkah yang tepat. Kamu enggak mampu hanya mengandalkan asuransi yang bekerja sama dengan perusahaan di mana tempatmu bekerja. Kamu mungkin masih mampu menabung. Tapi, kamu harus menjalani enam langkah ini supaya kamu jadi kaya pada dikala pensiun.

Kamu harus mengatur goal atau target.
Ketika kamu ditanya oleh pihak bank, apa tujuanmu ikut kegiatan tabungan berencana untuk masa tua? Dan sebagian besar orang enggak tahu berapa jumlah uang yang mereka ingin dapatkan di masa amis tanah nanti. Tujuan mereka masih sangat global dan belum jelas; jadi kaya, jutawan, dan "ya... kira-kira ratusan juta, lah." Tujuan yang belum pasti ini mempersulitmu untuk melakukan perencanaan. Sebaiknya kamu harus memperlihatkan jumlah angka yang pasti.

Pilih kegiatan perencanaan keuangan masa amis tanah yang tepat. 
Hampir setiap bank punya kegiatan pensiun. Bahkan juga banyak manajer investasi (MI) yang mengeluarkan kegiatan ini. Tapi, kamu harus tahu mana (MI) dan bank yang mampu dipercaya. Setiap bank dan MI punya 'cara main' yang berbeda-beda. Artinya, bunganya juga beda. Jangka waktu pun berbeda. Makanya, kamu harus mempelajarinya lebih dulu sebelum tetapkan bank atau MI mana yang yang kamu pilih.

Pilih investasi yang tepat. 
Ke mana uangmu diinvetasikan? Pengalokasian uangmu pun juga berpengaruh besar terhadap jumlah uang yang nanti akan cairkan pada waktunya. Investasi pendapatan tetap ata sertifikat deposito enggak akan memperlihatkan proteksi yang banyak kepada kekayaanmu. Pelajari perihal investasi yang paling baik untukmu. Kalau jumlah uang sekian, investasi apa yang paling tepat kamu ambil. Sebaiknya, kamu juga mengonsultasikan hal ini pada MI atau bank yang kamu percaya.

Tingkatkan jumlah uang yang kamu tabung setiap tahun. 
Baik menabung atau berinvestasi, kamu harus meningkatkan jumlah uang yang kamu alokasikan. Kamu mampu berusaha menerima promosi di kantor atau mencari pekerjaan baru supaya gajimu meningkat. Semakin banyak uang yang ditabung atau diinvestasikan, semakin banyak pula uang yang mampu kamu cairkan dikala kamu sudah amis tanah nanti.

Pantau uang yang kamu tabung. 
Investasi atau tabungan berjangka enggak mampu kamu tinggal begitu saja sesudah mengalokasikan sejumlah uangmu. kamu harus memantaunya. Apa lagi jikalau kamu memilih investasi. Kamu harus pantau terus apakah kamu mengalami lebih banyak kerugian atau keuntungan dalam satu tahun.

Bersabarlah. 
Jumlah uang yang diinvestasikan dan kegiatan tabungan untuk masa amis tanah enggak mampu langsung jadi banyak dalam waktu beberapa bulan atau tahun. Kunci supaya kamu mampu jadi kaya pada dikala kamu amis tanah yakni kesabaran. Karena kegiatan ini yakni kegiatan jangka panjang, jadi uangnya baru mampu cair sesudah lima tahun atau lebih.

Nah, dengan melakukan enam langkah ini, perlahan-lahan kamu akan mengumpulkan uang hingga menjadi banyak. Sehingga pada dikala kamu pensiun, kamu mampu mencairkan uang yang sudah kamu tabungkan di bank. Jumlahnya pun akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan tabungan masa amis tanah tanpa investasi.

Sumber : www.car.co.id
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (Dplk) Pt Aj Central Asia Raya Meraih Penghargaan Otoritas Jasa Keuangan Ojk




Dana Pensiun Lembaga Keuangan Central Asia Raya (DPLK CAR), suatu entitias DPLK yang didirikan oleh  PT AJ Central Asia Raya (CAR Life Insurance), dianugerahi penghargaan market conduct tahun 2015 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai salah satu pelaku usaha jasa keuangan yang telah melaksanakan prinsip-prinsip derma konsumen sektor jasa keuangan berdasarkan self assesment tahun 2015.

Penyerahan penghargaan berlangsung pada Selasa (22/03/2016) di Hotel Le Meridien, Jakarta. DPLK CAR yang diwakili oleh Bapak Antonius Probosanjoyo, Direktur CAR Life Insurance, mendapat pribadi penghargaan tersebut dari Deputi Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Ibu Anggar B. Nuraini yang didampingi oleh Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Ibu Kusumaningtuti S. Setiono.

Pengawasan market conduct untuk Pelaku Usaha Jasa Keuangan ( PUJK ) diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada 35 PUJK dari 2.787 PUJK yang wajib memperlihatkan Laporan Perlindungan Konsumen untuk periode 2015.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen DPLK CAR dan  CAR Life Insurance dalam mewujudkan misi untuk menjadi perusahaan asuransi yang Customer Oriented melalui pelaksanaan prinsip-prinsip derma konsumen.


Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Teknik Closing

Ada banyak teknik untuk menutup penjualan atau close the sale Teknik Closing Teknik Closing
Teknik Closing
Ada banyak teknik untuk menutup penjualan atau close the sale

Pertama-tama kita mencari calon pembeli yang potensial yang biasa disebut prospek. Lalu kita mencoba membuat komitmen temu dengannya. Setelah bertemu, jangan langsung membicarakan produk kita terlebih dahulu. Berbincang-bincanglah dahulu.

Dalam perbincangan dengan prospek, kita menggali kebutuhan dan cita-cita prospek. Tahap selanjutnya ialah membuat suatu presentasi yang sesuai dengan profil sang prospek. Setelah itu kita sanggup menjawab beberapa pertanyaan dan keberatan yang timbul.
Dan jadinya melakukan penutupan penjualan atau biasa disebut closing.

Memang, ini bukanlah tahapan penjualan yang paling akhir. Masih ada tahap after sales service dan pengelolaan keluhan. Kita juga harus meminta referal bila pembeli puas dengan pelayanan kita.

Namun, tahap yang paling menentukan ialah tahap penutupan ini. Dan saya akan mengembangkan beberapa tehnik closing yang telah teruji dan terbukti berhasil yang sanggup diterapkan oleh para wiraniaga atau tenaga penjual:

1. Tanpa Meminta.
Inilah tehnik closing yang paling hebat. Kita sebagai sales hanya diam dan menunggu sang prospek memberikan ingin membeli produk kita. Tehnik ini membutuhkan produk yang mengundang kekaguman, presentasi yang luar biasa, dan reputasi yang memukau.
Calon pembeli malah mengular dalam antrian. Caranya: buat produk yang berkualitas tinggi dan terkenal. Ciptakan marketing sapi ungu yang sensasional. Seperti fenomena iPhone oleh Steve Jobs.

2. Tanyakan Saja.
Setelah kita memperlihatkan presentasi, lihatlah apakah prospek peduli dengan memperlihatkan pertanyaan-pertanyaan. Lalu kita jawab semua pertanyaannya dengan baik. Setelah itu, sewajarnyalah kita bertanya balik apakah sang prospek berminat membeli produk kita.
Ini ialah tehnik alamiah yang sanggup terjadi bila presentasi dan sesi tanya-jawab kita berlangsung dengan sukses. Bisa juga menggunakan orang lain untuk meminta pembelian kepada prospek, contohnya pegawai dari pelayanan pelanggan (customer service) yang sanggup datang membawa formulir pemesanan setelah kita selesai presentasi.
Atau meminta dukungan atasan, mirip tehnik yang selanjutnya berikut ini;

3. Lewat Atasan.
Kita sanggup meminta dukungan orang lain, atasan kita misalnya. Untuk hadir setelah kita memperlihatkan semua materi presentasi dan menjawab segala pertanyaan dari prospek.
Contoh yang terbaik adalah; prospek sanggup melihat kita mencoba memperjuangkannya dengan meminta diskon kepada sang manajer, kemudian kita kembali padanya dan memintanya untuk membeli setelah kita sukses menerima diskon ‘khusus’ untuknya dari sang manajer.
Atau kita sanggup minta tolong kepada para pelanggan kita sebelumnya. Bisa lewat testimonial atau pernyataan bahwa mereka puas dengan membeli dari kita. Bahkan calon pelanggan lain sanggup kita manfaatkan sebagai bukti bahwa produk kita laris diantri oleh banyak prospek.
Nyatakan produk kita memiliki banyak pelanggan yang telah puas dan memiliki banyak prospek lain yang tertarik untuk membeli. Buktikan jikalau produk kita memang produk yang laris dan terpercaya oleh banyak orang.

4. Memberikan Pilihan.
Berikan beberapa pilihan bila memungkinkan, tapi jangan terlalu banyak. Cukup dua atau tiga saja. Misalnya pilihan pertama lebih hemat namun dengan fitur yang dikurangi, pilihan kedua dengan cara bayar yang lebih fleksibel dengan tambahan fitur, dll.
Berikan rasa dogma diri pada prospek bahwa ini pilihannya bukan lantaran termakan rayuan sang penjual. Tidak ada orang yang ingin merasa menjadi korban. Biarkan prospek merasa berwenang atas keputusan pembeliannya.
Dengan perasaan otoritatif, ia akan merasa tidak terpaksa dan bersedia membeli dari keinginannya (pilihannya) sendiri. Kombinasikan tehnik ini dengan memperlihatkan batasan waktu jikalau perlu, beri deadline kapan pilihannya tersedia sampai masa berakhirnya.

5. Menetapkan Batas Waktu.
Kita tak perlu memaksakan penjualan terjadi setelah presentasi. Kasih waktu kepada prospek untuk berpikir. Bahkan berlakulah mirip kita menolak bila prospek ingin membeli hari ini juga, dengan syarat jikalau prospek tampak ragu-ragu dan belum terlalu yakin mau membeli. Bahkan terlihat ingin menolak.

Pastikan bahwa prospek kita memang cenderung ragu dan terlihat ingin menolak. Minta waktu bertemu lagi di masa depan, beberapa hari dari sekarang. Berikan jangka waktu juga sampai kapan penawarannya berlaku. Batasi masa berlaku promosi mirip diskon atau beritahukan rencana kenaikan harga, minggu depan misalnya.

Asumsikan bahwa prospek baiklah untuk membeli di masa depan dan ceritakan keuntungan serta juga kekurangan dari produk kita. Bangunlah dahulu dogma dengan memperlihatkan presentasi yang fair. Tapi kelebihan yang dimiliki produk kita sanggup menutupi kekurangan yang ada. Dan jangan kalah oleh produk para pesaing. Lalu biarkan prospek membanding-bandingkan produk kita dengan pesaing itu. Beri waktu.

Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Cara Prospek Calon Nasabah 3I-Netwotks

Ada beberapa kategori yang perlu diketahui dalam mengadakan pendekatan dengan calon nasaba Cara Prospek Calon Nasabah 3I-Netwotks
Cara Prospek Calon Nasabah 3i-netwotks


Ada beberapa kategori yang perlu diketahui dalam mengadakan pendekatan dengan calon nasabah menyerupai berikut ini :
  • Kategori keluarga. Anggota keluarga merupakan kelompok pertama yang harus didekati, ini yaitu orang – orang terdekat dengan kita sehingga untuk menerima kepercayaan dari mereka tentu akan lebih mudah. Paling tidak, sebagai sesama anggota keluarga mereka akan percaya, anda sebagai biro asuransi tidak akan menipu mereka.
  • Kategori kelompok minat tertentu. Ini yaitu kelompok orang – orang yang memiliki minat atau hobi yang sama dengan agen. Mengadakan hubungan dengan orang – orang yang memiliki minat yang sama akan lebih mudah, alasannya ialah yaitu apa yang dibicarakan akan selalu nyambung satu sama lain.
  • Kategori profesi tertentu. Agen mengadakan pendekatan dengan orang – orang yang seprofesi ( di luar profesi biro ), atau di lingkungan yang masih berhubungan. Orang – orang yang seprofesi dengan biro atau bahkan lingkungan dalam satu pekerjaan yaitu orang – orang yang simpel didekati alasannya ialah yaitu sudah saling kenal. Paling tidak, memiliki latar belakang dan kebutuhan yang sama.

Dengan mengadakan pendekatan dengan prospek dari semua kategori di atas, akan mampu tersaring dengan sendirinya mana prospek yang potensial akan menjadi nasabah dan mana yang tidak. Berikut ini yaitu ciri – ciri prospek yang potensial akan menjadi nasabah :
  1. Mampu membayar. Daya beli calon nasabah merupakan faktor penting yang akan berpengaruh pada penjualan dan prestasi anda. Seorang prospek yang tidak memiliki daya beli tidak layak ditawari asuransi.
  2. Membutuhkan santunan asuransi. Pada hakikatnya, setiap orang membutuhkan asuransi, sehingga setiap orang pada dasarnya mampu menjadi target pasar asuransi, alasannya ialah yaitu mereka membutuhkan proteksi.
  3. Memiliki kemauan membeli. Ini bekerjasama dengan ketrampilan biro dalam mengatakan penjelasan kepada prospek. Setiap orang memiliki kebutuhan akan asuransi, namun tidak semua orang menyadari bahwa mereka membutuhkan asuransi. Dengan menjelaskan bagaimana setiap manusia membutuhkan jaminan keuangan jikalau mengalami risiko, maka kesadaran dan keingininan membeli akan timbul dengan sendirinya tanpa harus mempromosikan produk asuransi.
  4. Mudah dihubungi. Ini yaitu faktor penting, jikalau syarat lainnya terpenuhi, namun yang bersangkutan sulit atau tidak mampu dihubungi, maka tidak akan menghasilkan penjualan.
  5. Memiliki kewenangan untuk tetapkan membeli. Pendekatan akan lebih efektif jikalau biro langsung mendekati prospek yang memang memiliki kewenangan untuk tetapkan membeli atau tidak. Akan menjadi percuma jikalau kita mengadakan pendekatan terhadap prospek, sementara untuk tetapkan membeli atau tidak, harus meminta persetujuan kepada orang lain.

Dengan memperhatikan faktor – faktor di atas, diharapkan usaha biro dalam mengadakan pendekatan terhadap prospek akan lebih efektif dan mencapai sasaran. Terjadinya hubungan yang baik dengan prospek, ketika ia menjadi nasabah, akan berpotensi menghasilkan penjualan berulang, artinya nasabah tersebut merekomendasikan relasinya untuk menjadi nasabah anda. Dengan demikian terjadi penjualan tanpa harus promosi.

Selain pendekatan dengan cara di atas, pendekatan kepada prospek juga mampu dilakukan dengan orang yang sama sekali tidak dikenal, yaitu dengan terus menambah kenalan – kenalan baru.


Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Sales Magic

yang dikenalkan oleh Pak Tung Desem Waringin membahas Teknik  Sales Magic Sales Magic
Sales Magic


SALES MAGIC yang dikenalkan oleh Pak Tung Desem Waringin membahas Teknik & Keterampilan yang sangat ampuh dalam menjual apapun kepada siapapun dimanapun dan kapanpun. Bagaimana menjual sepotong roti tawar dengan harga Rp 300 juta dan yang beli masih berebut. Sebuah ilmu yang disaripatikan dari Anthony Robbins (World’s No.1 Success Coach), Joe Girard (Pemegang rekor dunia penjualan perorangan/ Guinness Book of Record), dan pengalaman Tung Desem Waringin dalam membawa BCA di Malang dari peringkat 7 pertumbuhan pemegang kartu ATM menjadi peringkat 1 di Indonesia (untuk kategori di luar Jakarta). Pertumbuhan pemegang kartu kredit BCA No.1 di Indonesia (Bulan April – Mei 2000). Pulih pertama dikala BCA rush.

Dalam menjual produk kepada calon pelanggan pada dasarnya hanya memerlukan 4 hal ini, yang dikenalkan dengan nama SALES MAGIC. Apa saja 4 hal tersebut?

1. BUILDING TRUST (membangun kepercayaan)

Percaya timbul lantaran reputasi dan referensi, lantaran adanya keakraban atau kemiripan, lantaran ada konkruen. Calon pembeli percaya pada 3 elemen, percaya pada perusahaan, percaya pada produk, dan percaya pada Penjual. Ketiganya elemen tersebut harus meyakinkan dan memiliki reputasi baik sehingga dapat dipercaya oleh calon pembeli. Dengan adanya kepercayaan dari calon pelanggan ini akan lebih mudah menjual produk.

Bayangkan jikalau reputasi tidak ada, juga tidak ada yang mereferensikan, kemudian customer tidak kenal kita, tidak akrab, dan menjelaskannya sambil berkata, 'Saya tidak tahu apakah produknya baik atau tidak. Coba saja!' Kira-kira mungkin gak terjadi penjualan?

Perusahaan yang memiliki reputasi yang baik, produk terbukti berkualitas dan sudah berbagai digunakan oleh masyarakat dan dikenalkan oleh SDM yang terlatih, terampil dan ramah akan memudahkan proses penjualan selanjutnya

2. CREATING NEEDS (Menciptakan rasa Butuh)
Pada dasarnya manusia memiliki kebutuhan akan suatu barang atau layanan, hanya saja mereka kadang belum menyadarinya. Itulah peran pemasar untuk membangun harapan dari calon pembeli akan produk yang dijualnya.

Contoh, apakah dikala ini sebagian besar orang dewasa membutuhkan produk untuk memperbaikan kualitas darah, atau produk pengencer darah. Bisa jadi jawabannya “iya”. Tapi apakah dikala ini semua orang dewasa tahu dan risikonya menggunakan produk pengencer darah? Jawabanya “sebagian besar tidak tahu dan tidak menggunakan produk pengencer darah”. Kalau begitu, inilah peran dari penjual untuk menciptakan kebutuhan calon pembeli, bahwa mereka bekerjsama membutuhkan produk pengencer darah.

Tanyakan apakah pelanggan sering merasa capai, badan pegal pegal, susah tidur, kapan terakhir cek darah? Saat pelanggan menjawab “ya”, besar kemungkinan dia mengalami gangguan darah lengket à membutuhkan produk pengencer darah

3. GIVING SOLUTION / OFFERING (Solusi / penawaran)
Seorang penjual hanya sekedar menjual, salesman tanpa dia menguasi produk dan orang akan sulit terjadi penjualan, tetapi jikalau dia menjadi seorang konsultan yang mengerti perihal orang dan produk atau jasanya akan cenderung lebih mudah menjual. Apalagi jikalau positioning diri ini sebagai master,, yang memang satu-satunya yang menguasai semuanya, benar-benar paham huruf orang dan produk atau jasa yang kita jual.

Datanglah kepada calon pembeli sebagai PEMBAWA SOLUSI. Dalam dilema customer memiliki duduk kasus dengan mudah capai, pegal-pegal, kesemutan, susah tidur, dll, maka kita sanggup datang dengan berbagai isu yang berhubungan dengan keluhan tersebut sebagai solusi dan sekaligus mengenalkan produk sebagai SOLUSI untuk mengatasi keluhan tersebut.

4. HANDLING OBJECTION (Mengatasi keberatan)
Setelah calon pembeli percaya, kemudian mereka menyadari bahwa mereka memerlukan produk, dan produk yaitu sebagai solusi dari permasalahan yang dia alami, tidak serta merta merta mereka akan pribadi membeli. Mereka akan mengajukan berbagai macam keberatan, mulai dari ragu-ragu akan produk (baru), ingin tanya ke dokter terlebih dahulu, harganya mahal, tidak punya uang, dan alasan lainnnya.

Di sinilah peran dari pemasar untuk MENGATASI KEBERATAN TERSEBUT. Keberata soal kualitas produk sanggup dijelaskan dengan berbagai hasil penelitian dan banyaknya orang yang sudah menggunakan. Keberatan perihal harga, pelanggan sanggup diajak berhitung, bahwa kalau dihitung konsumsi harian ternyata biayanya jauh lebih murah dibandingkan dengan uang parkir sehari-hari. Keberatan perihal manfaat produk, sanggup dijelaskan dengan resiko yang sanggup terjadi bila tidak melakukan upaya pencegahan, dsan secara biaya pasti jauh lebih mahal.

Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Membangun Team Work

Kenapa teamwork sangat dibutuhkan di lingkungan kerja Membangun Team Work Membangun Team Work
Membangun Team Work


Kenapa teamwork sangat dibutuhkan di lingkungan kerja? Karena meski Anda memiliki tanggung jawab sendiri, Anda merupakan belahan dari organisasi. Perusahaan hanya sanggup berkembang jikalau orang-orang di dalamnya memiliki keinginan untuk membesarkan perusahaan dan menyisihkan kepentingan pribadi.


Berikut ini ialah beberapa tips mengenai cara membangun team work


1. Tujuan yang jelas

Pertama yang harus dilakukan ialah menciptakan tujuan tim yang jelas. Tentukan tujuan dan harapan dalam tim secara spesifik. Untuk itu Anda harus melakukan rapat rutin dan mengatur contoh komunikasi yang terbuka.

2. Bangun kepercayaan
Cara membangun iktikad dalam tim ialah dengan menciptakan mereka berani bicara untuk mengutarakan opini. Jangan pribadi mematahkan pendapat seseorang, lantaran itu akan menciptakan mereka menahan diri untuk bicara. Ciptakan juga komunikasi timbal balik, sehingga anggota tim sanggup saling memberi kritik tanpa terkesan menjatuhkan.

3. Buat kegiatan untuk mendekatkan anggota tim

Tak ada salahnya sesekali melakukan kegiatan yang sanggup mendekatkan anggota tim. Melakukan makan siang atau makan malam bahu-membahu tim secara rutin, merupakan teladan sederhana sebuah kegiatan yang sanggup mendekatkan tim. Dengan bertemu di luar lingkungan kerja, sesama anggota tim sanggup saling mengenal secara personal.

4. Ciptakan sistem penghargaan
Agar anggota tim merasa hasil kerja mereka dihargai ialah dengan menciptakan sistem reward (penghargaan). Siapa saja anggota tim yang berhasil menonjol, maka berilah penghargaan, sanggup berupa insentif atau lainnya. Ciptakan kompetisi yang sehat di dalam tim, namun tetap fokus pada tujuan bersama.

5. Kompetensi dalam anggota tim

Teamwork sanggup berhasil jikalau masing-masing anggota melakukan pekerjaan yang sesuai kompetensi mereka. Selalu komunikasikan mengenai tugas, kendala saat mengerjakan tugas, dan apakah mereka sanggup mengerjakan. Jika ada anggota tim yang belum memiliki keahlian tertentu, apakah mungkin mendapatkannya melalui training atau pelatihan.

6. Lakukan pemeriksaan secara rutin

Secara rutin, lakukan pengukuran dan pemeriksaan hasil kerja setiap anggota tim. Pemeriksaan rutin ini untuk sanggup mengetahui perkembangan pekerjaan, kesulitan yang dialami, atau sanggup saja ada perubahan yang perlu dilakukan di tengah jalan untuk sanggup mencapai tujuan.
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Leadership

Pengertian Leadership atau kepemimpinan menurut para jago ialah kemampuan dalam menga Leadership
Leadership
Pengertian Leadership atau kepemimpinan menurut para jago ialah kemampuan dalam mengatur dan mengelola sebuah organisasi yang mencakup kepentingan organisasi tersebut.

Dalam kepemimpinan tentu ada seorang pemimpin yang bertugas untuk menjalankan semua aktivitas dalam pengaturan sebuah organisasi atau perusahaan. Istilah Leadership berkaitan dengan kecakapan, sikap, keterampilan dan imbas seseorang terhadap apa yang dia pimpin. Sebenarnya, setiap orang sendiri memiliki jiwa kepemimpinan, namun seberapa besar pengaruhnya bisa menjadikannya sebagai seorang pemimpin.

Dalam kata Leadership terdapat kata leader yang berarti pemimpin. Leadership mencakup kemampuan seseorang yang memiliki jiwa untuk memimpin sebuah organisasi tertentu. Seperti kita ketahui, dalam sebuah organisasi tentu membutuhkan peran seorang pemimpin. Nah, disinilah peran Leadership atau kepemimpinan yang harus dimiliki oleh pemimpin tersebut. Dimana, pemimpin harus memiliki kualifikasi jiwa kepemimpinan yang bisa mensugesti orang lain dalam melakukan program atau aktivitas yang berkaitan dengan tujuan terbentuknya sebuah organisasi tertentu.

Kepemimpinan juga berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk mengatur sebuah organisasi demi mencapai tujuan bersama. Di sini peran pemimpin sangat dibutuhkan untuk mengajak orang untuk sebetulnya mencapai tujuan tersebut. Seorang pemimpin haruslah bersikap tegas, dan juga bisa membawa dan mensugesti orang lain sehingga tercapailah tujuan yang diharapkan. Dimana tujuan ini ditujukan untuk kepentingan bersama. Leadership atau kepemimpinan tidak terlepas dari tanggung jawab seorang pemimpin ketika memimpin sebuah organisasi. Seorang pemimpin tentu harus memenuhi segala macam kualifikasi yang dibutuhkan, termasuk dalam menawarkan teladan yang baik kepada tim atau bawahannya, sehingga dia layak disebut sebagai seorang pemimpin.

Adapun makna dari Leadership sendiri harus mencakup beberapa komponen, mirip loyalitas, disiplin, maupun edukasi. Untuk loyalitas sendiri, seorang pemimpin tentunya harus memiliki kemampuan untuk membangun loyalitas terhadap organisasi kepada semua rekan kerjanya. Seorang pemimpin juga tentunya bisa menawarkan loyalitas melalui kebaikan. Tak hanya itu saja, dalam hal edukasi sendiri seorang pemimpin tentu harus bisa menawarkan edukasi pada rekan atau bawahannya. Selain itu, pemimpinlah yang harus melakukan transfer knowledge kepada yang dipimpinnya. Pemimpin tentunya harus memiliki teladan dan juga harus bisa memberi teladan dalam gal berdisiplin sehingga bisa menegakkan kedisiplinan terhadap aktivitas yang dilakukan dalam organisasi tersebut.
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com

Bill Gates


Jika mendengar nama ini, orang akan eksklusif ingat dua hal, ialah Microsoft dan kekayaan. Yah, memang tak dapat dimungkiri, orang mengenal Bill Gates sebagai pendiri perusahaan piranti lunak terbesar di dunia. Selain itu, kekayaan yang diperolehnya dari perusahaan itu telah membuatnya jadi orang terkaya di dunia beberapa tahun berturut-turut, tanpa pernah tergeser ke posisi kedua sekalipun. Konon, kekayaannya mencapai 71% nilai anggaran belanja negara kita, ialah lebih dari Rp500 triliun. Sungguh fantastis!
Tapi, semua itu tentu melalui proses panjang. Semua berawal dari harapan Bill Gates dikala masih muda. Ketika itu, sekitar tahun 70-an, ia yang hobi mengutak-atik jadwal komputer memimpikan dapat menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Sesuatu yang dianggap sulit diwujudkan pada masa itu. Sebab, pada tahun itu komputer masih berukuran sangat besar dan hanya dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu saja.
Kelahiran Seattle dari pasangan seorang pengacara dan pegawai bank ini memang terkenal cukup ambisius. Pada dikala masih sekolah dasar, semangatnya yang cenderung menyulitkannya dalam pergaulan membuat orang tuanya memindahkan sekolahnya ke sekolah unggulan khusus laki-laki di Lakeside School. Di sekolah itulah ia pertama kali berkenalan dengan dunia yang mengantarkan pada bakatnya di bidang pemrograman. Saat itu ia mengenal mesin teletype, semacam mesin ketik yang dapat diberi jadwal sederhana. Dari mesin itu, kemudian dia mulai menguasai dengan baik bahasa pemrograman BASIC. Ia pun lantas bertemu dengan komunitas penggemar jadwal dan sering menghabiskan waktunya berjam-jam untuk menekuni hobi tersebut.
Ayah tiga anak ini kemudian mengembangkan bakatnya dikala kuliah di Universitas Harvard. Namun, dikala kuliah di universitas elit di Amerika itu, lagi-lagi ambisi Bill Gates membuatnya lebih memilih untuk mewujudkan impiannya, dibandingkan harus merampungkan studi. Ia memilih drop out dan berkomitmen kuat untuk mewujudkan ambisinya.
Komitmen itu diwujudkan dengan ketekunan, ketelatenan, dan keuletan, sehingga pelan tapi pasti hobinya membuat jadwal telah menjadi bisnis yang kian menguntungkan. Ia kemudian juga bertemu dengan Paul Allen, rekan yang kemudian turut membantunya mewujudkan harapan menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Duet mereka banyak menghasilnya program-program unggulan, salah satunya MS-DOS yang kemudian banyak dipakai sebagai software di banyak sekali komputer.
Berbagai inovasi tak henti dilakukannya. Hasilnya? Seperti yang dilihat banyak orang dikala ini. Impian Bill Gates telah menjadi nyata. Hampir setiap rumah, kini mempunyai komputer. Dan, hebatnya, sistem operasinya kebanyakan menggunakan produk Microsoft. Inilah yang membuat pundi-pundinya terus mengembang.
Kini, dengan kekayaannya tersebut, Bill Gates dan istrinya, Melinda, kemudian mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan bentukan Gates ini dipakai untuk banyak sekali kegiatan sosial. Mulai dari menyalurkan beasiswa kepada kaum minoritas, berperang melawan penyakit menyerupai AIDS dan banyak sekali penyakit lainnya, hingga memerangi kelaparan dan kemiskinan. Tak tanggung-tanggung, pasangan suami istri ini menyumbangkan lebih dari US$ 5 miliar untuk kepentingan yayasan ini. Sebuah pinjaman terbesar di dunia yang pernah diberikan pada sebuah yayasan sosial.
Sebuah impian, kalau disertai dengan keyakinan kuat dan kerja keras, serta dilandasi janji perjuangan tanpa henti, akan memberi hasil yang gemilang. Bill Gates ialah bukti aktual bahwa impiannya yang pernah dianggap mustahil, kini dapat diwujudkannya. Nilai keyakinan dan perjuangan inilah yang dapat kita contoh dalam kehidupan kita. Selain itu, kepedulian Bill Gates untuk menyebarkan juga dapat dijadikan teladan bahwa sukses akan lebih berarti kalau kita dapat saling berbagi.

Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com