Tampilkan postingan dengan label Unit Link. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unit Link. Tampilkan semua postingan

Mengenal Lebih Dekat Unit Link

CAR 3i Networks Online - Yuk mengenal lebih dekat unit link, Apa itu Unit Link? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu asuransi. Asuransi adalah perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan pergantian atas risiko kerusakan, kerugian, kematian, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin terjadi atas peristiwa yang tidak terduga.

Yuk mengenal lebih dekat unit link, Apa itu Unit Link? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu asuransi. Asuransi adalah perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan pergantian atas risiko kerusakan, kerugian, kematian, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin terjadi atas peristiwa yang tidak terduga.


Secara garis besar, asuransi adalah bentuk perlindungan terhadap diri, keluarga, dan harta-benda apabila terjadi suatu musibah atau bencana. Asuransi memiliki peranan penting dalam hidup Anda karena dapat membantu meringankan hidup Anda seperti menanggung biaya untuk berobat jika sakit, biaya perbaikan mobil jika tertabrak, dan sebagainya. Secara umum, asuransi terbagi menjadi dua jenis, asuransi tradisional dan asuransi nontradisional. Asuransi tradisional terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu asuransi berjangka (term life), asuransi seumur hidup (whole life), dan asuransi dwiguna (endowment). Sekarang tidak akan dibahas tentang asuransi tradisional. Saatnya kembali lagi ke pertanyaan di awal tadi. yuk kita mengenal Unit Link!

 UNIT LINK

Unit Link merupakan asuransi yang tergolong jenis asuransi nontradisional. Pengertian dari unit link adalah jenis asuransi yang mengombinasikan dua produk keuangan, yakni asuransi dan produk investasi. Jadi, dalam asuransi unit link, dana nasabah ibaratnya dipecah dan dimasukkan ke dalam dua keranjang, sebagian masuk keranjang premi asuransi untuk keperluan proteksi atau perlindungan dan sebagian lagi disetorkan oleh perusahaan asuransi ke manajer investasi agar dikelola sebagai investasi, biasanya di reksadana. Reksadana merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari investor untuk selanjutnya diinvestasikan dan dikelola dalam bentuk portofolio efek atau kumpulan dari beberapa efek oleh manajer investasi. Nasabah akan diberi pilihan oleh perusahaan asuransi, apakah dananya mau ditempatkan di reksadana saham, campuran, pendapatan tetap, atau pasar uang. Keputusan ada di tangan nasabah. Sekarang silakan disimak apa saja jenis unit link itu.

Jenis-Jenis Unit Link

Ada berbagai macam produk unit link yang saat ini beredar, yang dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yakni berdasarkan pembayaran premi, penempatan dana, dan tujuan investasi. Mari kita simak beberapa di antaranya.

a. Berdasarkan Pembayaran Premi
Berdasarkan jenis setoran preminya, unit link dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni unit link premi tunggal dan unit link premi berkala.

1. Unit Link Premi Tunggal
Untuk unit link premi tunggal, nasabah berkewajiban membayar premi tunggal secara sekaligus di muka. Cara pembayaran premi tunggal ini cocok bagi orang secara finansial sudah mapan, karena setoran preminya besar dan hanya dilakukan satu kali selama masa perlindungan polis asuransi. Selanjutnya, nasabah tidak mempunyai kewajiban untuk membayar premi lagi. Namun, artinya nilai preminya termasuk paling tinggi dibandingkan jenis asuransi yang lain.

2. Unit Link Premi Berkala
Untuk unit link premi berkala, nasabah harus membayar premi secara berkala atau bertahap. Tahapan pembayaran premi ini bisa setiap bulan, setiap triwulan, atau setiap tahun hingga jangka waktu tertentu. Jenis unit link premi berkala ini cocok untuk seseorang yang ingin mendapatkan perlindungan sekaligus investasi, namun hanya memiliki dana yang terbatas. Produk ini juga sering menjadi pilihan bagi yang masih berusia muda.

Untuk jenis ini, dana investasi nasabah tidak boleh ditarik selama jangka waktu tertentu, misalnya enam atau tujuh tahun, karena perusahaan asuransi biasanya baru memasukkan dana nasabah ke keranjang investasi pada tahun keempat atau kelima.

Setelah investasinya sudah menghasilkan, ada sejumlah potongan yang dikenakan terhadap hasil investasi tersebut, seperti biaya pengelolaan dana dan biaya administrasi, yang dapat mengurangi imbal hasil atau return yang diraup dari investasi tersebut. Jika manajer investasi dapat memberikan return yang tinggi, mungkin tidak menjadi masalah, namun apabila return yang dihasilkan rendah, maka skema ini akan merugikan nasabah.

Salah satu keuntungan dari unit link premi berkala ini, apabila kondisi keuangan nasabah sedang menurun dan tidak memungkinkan untuk membayar premi, nasabah dapat mengajukan cuti premi. Malahan, setelah melewati jangka waktu tertentu, ada kemungkinan nasabah tidak perlu membayar premi lagi karena nilai investasinya sudah cukup untuk membayar premi.

b. Berdasarkan Penempatan Dana
Berdasarkan penempatan dana investasinya, unit link dibagi menjadi empat jenis, yaitu unit link pasar uang (cash fund unit link), unit link pendapatan tetap (fixed income unit link), unit link campuran (managed fund unit link), dan unit link saham (equity fund unit link). Pembagian berdasarkan penempatan dana ini sistemnya menyerupai pembagian jenis investasi di produk reksadana karena memang strategi investasi unit link berupa penempatan aset di penyertaan reksadana.

1. Unit Link Pasar Uang
Produk asuransi unit link ini menempatkan seluruh porsi dana investasinya di instrumen pasar uang, seperti deposito berjangka dan surat utang yang berjangka kurang dari satu tahun. Risikonya terendah namun juga memberikan imbal hasil yang terbatas. Produk ini cocok bagi orang yang tidak berani mengambil risiko yang besar.

2. Unit Link Pendapatan Tetap
Produk asuransi unit link ini menempatkan porsi dana investasi yang dikelola sekurang-kurangnya 80 persen di instrumen surat utang atau obligasi, dan selebihnya di instrumen pasar uang. Risiko investasinya lebih tinggi daripada unit link pasar uang, dengan nilai imbal hasil yang lebih tinggi pula, meski masih lebih rendah daripada imbal hasil dari unit link campuran atau saham. Produk ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan imbal hasil yang relatif stabil.

3. Unit Link Campuran
Produk asuransi unit link campuran menempatkan porsi dana investasi di beragam instrumen, seperti saham, surat utang, dan pasar uang, dengan perbandingan yang tidak termasuk dalam kategori unit link pendapatan tetap atau saham. Potensi imbal hasil dan risiko dari produk ini secara teori bisa lebih besar daripada unit link pendapatan tetap, namun lebih kecil daripada unit link saham. Jenis ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan pendapatan cukup sambil mengharapkan hasil investasi jangka panjang.

4. Unit Link Saham
Produk asuransi unit link saham menempatkan sekurang-kurangnya 80 persen dari portofolio investasi yang dikelola ke dalam instrumen saham. Saham umumnya memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi berupa keuntungan modal melalui pertumbuhan harga saham dan dividen. Unit link saham menawarkan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar, namun dengan risiko yang paling besar pula. Jenis ini cocok bagi orang yang mengharapkan hasil investasi tinggi dan terbiasa dengan risiko tinggi.

Ada satu lagi jenis produk asuransi unit link terbaru berdasarkan penempatan dana yang disebut unit link syariah, di mana porsi dana investasinya ditempatkan berdasarkan prinsip syariah. Unit link syariah juga dibagi menjadi empat kategori seperti di atas, seperti unit link saham syariah, unit link campuran syariah, dst.

c. Berdasarkan Tujuan Investasi
Pembagian unit link berdasarkan tujuan investasi ini sebenarnya merupakan program yang dibuat perusahaan asuransi untuk menyesuaikan kebutuhan nasabahnya. Jadi semacam paket produk yang ditawarkan perusahaan asuransi sesuai tujuan investasi nasabah. Misalnya unit link pendidikan yang bertujuan untuk pendidikan, atau unit link pensiun sebagai dana pensiun.

Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Asuransi Unit Link

Sebelum memutuskan membeli produk asuransi unit link, ada baiknya Anda mempertimbangkan hal-hal berikut ini:

  • Tetapkan tujuan keuangan Anda
  • Ukur kapasitas keuangan Anda atau keluarga Anda
  • Pahami aturan main dalam asuransi unit link, berapa yang dialokasikan untuk premi dan berapa yang dialokasikan untuk investasi
  • Ketahui biaya apa saja yang timbul
  • Pahami kinerja dana investasi (reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham)
  • Perhitungkan waktu yang tepat untuk menarik dana sehingga menguntungkan Anda

Pilih Sesuai Tujuan Keuangan

Perlu diingat bahwa unit link ini tidak bebas risiko karena produk ini tidak ada bedanya dengan produk investasi lainnya. Misalnya, di saat performa saham atau pasar uang melorot, nilai invetasi unit link juga pasti akan terkena dampaknya. Selain itu, biaya premi yang harus dikeluarkan lebih besar daripada premi asuransi tradisional, dengan nilai proteksi yang tidak terlalu besar.

Keuntungan dari unit link adalah investasi dilakukan secara berkala karena pembayaran investasi ditagihkan bersamaan dengan premi. Namun jangan sampai sudah mengeluarkan premi yang besar namun mendapatkan pertanggungan yang kurang dari kebutuhan dan hasil investasi yang tidak maksimal. Setelah mengenal sekilas tentang Unit Link dan jenis-jenisnya, pelajari lebih lanjut dan kemudian bandingkan dengan jenis asuransi yang lain. Jika Anda memilih untuk membeli produk asuransi Unit Link ini, pilihlah yang paling cocok dengan kebutuhan asuransi dan tujuan keuangan Anda.

Daftar Asuransi dengan Produk Unit Link Terbaik Tahun 2019

CAR 3i Networks Online -  Berikut ini Daftar Asuransi dengan Produk Unit Link Terbaik Tahun 2019 yang dirilis Majalah Infobank dan Pasar Dana (PT Bina Investama Infonet) memberikan penghargaan “4th Infobank Unit Link Awards 2019” kepada 17 perusahaan asuransi di Jakarta, Kamis, 11 April 2019. Ke-17 perusahaan asuransi tersebut adalah pemilik 63 produk unit link dengan kinerja terbaik selama satu tahun, dua tahun, lima tahun, dan 10 tahun.
CAR 3i Networks Online -  Berikut ini Daftar Asuransi dengan Produk Unit Link Terbaik Tahun 2019 yang dirilis Majalah Infobank dan Pasar Dana (PT Bina Investama Infonet) memberikan penghargaan “4th Infobank Unit Link Awards 2019” kepada 17 perusahaan asuransi di Jakarta, Kamis, 11 April 2019. Ke-17 perusahaan asuransi tersebut adalah pemilik 63 produk unit link dengan kinerja terbaik selama satu tahun, dua tahun, lima tahun, dan 10 tahun.

Produk Unit Link Terbaik Tahun 2019

Pemberian penghargaan didasarkan pada hasil pemeringkatan produk unit link tahun 2019 yang dilakukan Biro Riset Infobank dan Pasar Dana terhadap seluruh produk unit link. Pemeringkatan dibagi dalam dua klasifikasi, yakni jenis aset investasi dalam portofolio unit link dan kinerja historis dalam periode penelitian.
Pertama, berdasarkan jenis aset investasi dalam portofolionya, unit link terbagi ke dalam empat jenis. Yakni, pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham. Kedua, kinerja historis dalam periode penelitian terbagi ke dalam empat periode pengamatan. Yakni, selama satu tahun, tiga tahun, lima tahun, dan 10 tahun.
Indikator yang digunakan dalam pemeringkatan unit link ini adalah sharpe ratio, yakni berdasarkan perbandingan antara imbal hasil (return) dan risiko (return), ujar Suryanto Wijaya, Direktur Utama Pasar Dana, saat memberikan kata sambutan.
Hasilnya, ada 63 produk unit link dari 17 perusahaan asuransi yang memiliki produk unit link dengan tingkat sharpe ratio tertinggi dengan predikat “Bintang 5”. Dari 63 produk unit link tersebut, termasuk di antaranya 15 produk unit link syariah.
Tujuan pemeringkatan ini adalah untuk memberikan informasi sekaligus sebagai salah satu bahan pertimbangan bagi nasabah maupun calon nasabah dalam memilih produk unit link terbaik berdasarkan evaluas kinerja historis, ujar Eko B. Supriyanto, Direktur Biro Riset Infobank, saat memberikan kata sambutan.
Majalah Infobank sebagai media yang selalu memberikan dukungan bagi tumbuh-kembang industri jasa keuangan dan perbankan merasa perlu memberikan apresiasi atas kinerja manajemen asuransi dalam mengelola produk unit link-nya.
Semoga, dengan pemberian penghargaan untuk keempat kalinya ini, akan memacu industri asuransi jiwa dalam mengelola bisnis unit link, tegasnya.
Berikut ini 17 perusahaan asuransi peraih penghargaan “Infobank 4th Unit Link Awards 2019”:

Berikut ini Daftar Asuransi dengan Produk Unit Link Terbaik Tahun 2019
1. AJ Central Asia Raya dengan 25 produk kategori bintang 5
2. Asuransi Simas Jiwa – 5 produk berbintang 5
3. Equity Life Indonesia – 4 produk
4. Prudential Life Assurance – 3 produk
5. Sun Life Financial Indonesia – 3 produk
6. Sequis Life – 3 produk
7. Tokio Marine Life Insurance – 3 produk
8. Asuransi Allianz Life Indonesia – 3 produk
9. BNI Life Insurance – 2 produk
10. Wanaartha Life – 2 produk
11. Panin Dai-Ichi Life – 2 produk
12. AXA Mandiri Financial – 2 produk
13. Asuransi Jiwa Sinar Mas MSIG – 2 produk
14. Capital Life Indonesia – 1 produk
15. AIA Financial – 1 produk
16. AJ Manulife Indonesia – 1 produk
17. AJ Generali Indonesia – 1 produk (*)
Sumber:

Apa itu Unit Link?

CAR 3i Networks Online - Apa itu Unit Link? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu asuransi. Asuransi adalah perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan penggantian atas risiko kerusakan, kerugian, kematian, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin terjadi atas peristiwa yang tidak terduga. Secara garis besar, asuransi adalah bentuk perlindungan terhadap diri, keluarga, dan harta-benda apabila terjadi suatu musibah atau bencana. 

CAR 3i Networks Online - Apa itu Unit Link? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu asuransi. Asuransi adalah perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan penggantian atas risiko kerusakan, kerugian, kematian, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin terjadi atas peristiwa yang tidak terduga. Secara garis besar, asuransi adalah bentuk perlindungan terhadap diri, keluarga, dan harta-benda apabila terjadi suatu musibah atau bencana

Asuransi memiliki peranan penting dalam hidup Anda karena dapat membantu meringankan hidup Anda seperti menanggung biaya untuk berobat jika sakit, biaya perbaikan mobil jika tertabrak, dan sebagainya. Secara umum, asuransi terbagi menjadi dua jenis, asuransi tradisional dan asuransi nontradisional. Asuransi tradisional terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu asuransi berjangka (term life), asuransi seumur hidup (whole life), dan asuransi dwiguna (endowment). Sekarang tidak akan dibahas tentang asuransi tradisional. Saatnya kembali lagi ke pertanyaan di awal tadi. yuk kita mengenal Unit Link!

Unit Link merupakan asuransi yang tergolong jenis asuransi nontradisional. Pengertian dari unit link adalah jenis asuransi yang mengombinasikan dua produk keuangan, yakni asuransi dan produk investasi. Jadi, dalam asuransi unit link, dana nasabah ibaratnya dipecah dan dimasukkan ke dalam dua keranjang, sebagian masuk keranjang premi asuransi untuk keperluan proteksi atau perlindungan dan sebagian lagi disetorkan oleh perusahaan asuransi ke manajer investasi agar dikelola sebagai investasi, biasanya di reksadana. 

Reksadana merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari investor untuk selanjutnya diinvestasikan dan dikelola dalam bentuk portofolio efek atau kumpulan dari beberapa efek oleh manajer investasi. Nasabah akan diberi pilihan oleh perusahaan asuransi, apakah dananya mau ditempatkan di reksadana saham, campuran, pendapatan tetap, atau pasar uang. Keputusan ada di tangan nasabah. Sekarang silakan disimak apa saja jenis unit link itu.

Jenis-Jenis Unit Link


Ada berbagai macam produk unit link yang saat ini beredar, yang dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yakni berdasarkan pembayaran premi, penempatan dana, dan tujuan investasi. Mari kita simak beberapa di antaranya.

a. Berdasarkan Pembayaran Premi


Berdasarkan jenis setoran preminya, unit link dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni unit link premi tunggal dan unit link premi berkala.

1. Unit Link Premi Tunggal

Untuk unit link premi tunggal, nasabah berkewajiban membayar premi tunggal secara sekaligus di muka. Cara pembayaran premi tunggal ini cocok bagi orang secara finansial sudah mapan, karena setoran preminya besar dan hanya dilakukan satu kali selama masa perlindungan polis asuransi. Selanjutnya, nasabah tidak mempunyai kewajiban untuk membayar premi lagi. Namun, artinya nilai preminya termasuk paling tinggi dibandingkan jenis asuransi yang lain.

2. Unit Link Premi Berkala

Untuk unit link premi berkala, nasabah harus membayar premi secara berkala atau bertahap. Tahapan pembayaran premi ini bisa setiap bulan, setiap triwulan, atau setiap tahun hingga jangka waktu tertentu. Jenis unit link premi berkala ini cocok untuk seseorang yang ingin mendapatkan perlindungan sekaligus investasi, namun hanya memiliki dana yang terbatas. Produk ini juga sering menjadi pilihan bagi yang masih berusia muda.

Untuk jenis ini, dana investasi nasabah tidak boleh ditarik selama jangka waktu tertentu, misalnya enam atau tujuh tahun, karena perusahaan asuransi biasanya baru memasukkan dana nasabah ke keranjang investasi pada tahun keempat atau kelima.

Setelah investasinya sudah menghasilkan, ada sejumlah potongan yang dikenakan terhadap hasil investasi tersebut, seperti biaya pengelolaan dana dan biaya administrasi, yang dapat mengurangi imbal hasil atau return yang diraup dari investasi tersebut. Jika manajer investasi dapat memberikan return yang tinggi, mungkin tidak menjadi masalah, namun apabila return yang dihasilkan rendah, maka skema ini akan merugikan nasabah.

Salah satu keuntungan dari unit link premi berkala ini, apabila kondisi keuangan nasabah sedang menurun dan tidak memungkinkan untuk membayar premi, nasabah dapat mengajukan cuti premi. Malahan, setelah melewati jangka waktu tertentu, ada kemungkinan nasabah tidak perlu membayar premi lagi karena nilai investasinya sudah cukup untuk membayar premi.

b. Berdasarkan Penempatan Dana


Berdasarkan penempatan dana investasinya, unit link dibagi menjadi empat jenis, yaitu unit link pasar uang (cash fund unit link), unit link pendapatan tetap (fixed income unit link), unit link campuran (managed fund unit link), dan unit link saham (equity fund unit link). Pembagian berdasarkan penempatan dana ini sistemnya menyerupai pembagian jenis investasi di produk reksadana karena memang strategi investasi unit link berupa penempatan aset di penyertaan reksadana.

1. Unit Link Pasar Uang

Produk asuransi unit link ini menempatkan seluruh porsi dana investasinya di instrumen pasar uang, seperti deposito berjangka dan surat utang yang berjangka kurang dari satu tahun. Risikonya terendah namun juga memberikan imbal hasil yang terbatas. Produk ini cocok bagi orang yang tidak berani mengambil risiko yang besar.

2. Unit Link Pendapatan Tetap

Produk asuransi unit link ini menempatkan porsi dana investasi yang dikelola sekurang-kurangnya 80 persen di instrumen surat utang atau obligasi, dan selebihnya di instrumen pasar uang. Risiko investasinya lebih tinggi daripada unit link pasar uang, dengan nilai imbal hasil yang lebih tinggi pula, meski masih lebih rendah daripada imbal hasil dari unit link campuran atau saham. Produk ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan imbal hasil yang relatif stabil.

3. Unit Link Campuran

Produk asuransi unit link campuran menempatkan porsi dana investasi di beragam instrumen, seperti saham, surat utang, dan pasar uang, dengan perbandingan yang tidak termasuk dalam kategori unit link pendapatan tetap atau saham. Potensi imbal hasil dan risiko dari produk ini secara teori bisa lebih besar daripada unit link pendapatan tetap, namun lebih kecil daripada unit link saham. Jenis ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan pendapatan cukup sambil mengharapkan hasil investasi jangka panjang.

4. Unit Link Saham

Produk asuransi unit link saham menempatkan sekurang-kurangnya 80 persen dari portofolio investasi yang dikelola ke dalam instrumen saham. Saham umumnya memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi berupa keuntungan modal melalui pertumbuhan harga saham dan dividen. Unit link saham menawarkan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar, namun dengan risiko yang paling besar pula. Jenis ini cocok bagi orang yang mengharapkan hasil investasi tinggi dan terbiasa dengan risiko tinggi.

Ada satu lagi jenis produk asuransi unit link terbaru berdasarkan penempatan dana yang disebut unit link syariah, di mana porsi dana investasinya ditempatkan berdasarkan prinsip syariah. Unit link syariah juga dibagi menjadi empat kategori seperti di atas, seperti unit link saham syariah, unit link campuran syariah, dst.

c. Berdasarkan Tujuan Investasi

Pembagian unit link berdasarkan tujuan investasi ini sebenarnya merupakan program yang dibuat perusahaan asuransi untuk menyesuaikan kebutuhan nasabahnya. Jadi semacam paket produk yang ditawarkan perusahaan asuransi sesuai tujuan investasi nasabah. Misalnya unit link pendidikan yang bertujuan untuk pendidikan, atau unit link pensiun sebagai dana pensiun.

Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Asuransi Unit Link

Sebelum memutuskan membeli produk asuransi unit link, ada baiknya Anda mempertimbangkan hal-hal berikut ini:

Tetapkan tujuan keuangan Anda
Ukur kapasitas keuangan Anda atau keluarga Anda
Pahami aturan main dalam asuransi unit link, berapa yang dialokasikan untuk premi dan berapa yang dialokasikan untuk investasi
Ketahui biaya apa saja yang timbul
Pahami kinerja dana investasi (reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham)
Perhitungkan waktu yang tepat untuk menarik dana sehingga menguntungkan Anda

Pilih Sesuai Tujuan Keuangan


Perlu diingat bahwa unit link ini tidak bebas risiko karena produk ini tidak ada bedanya dengan produk investasi lainnya. Misalnya, di saat performa saham atau pasar uang melorot, nilai invetasi unit link juga pasti akan terkena dampaknya. Selain itu, biaya premi yang harus dikeluarkan lebih besar daripada premi asuransi tradisional, dengan nilai proteksi yang tidak terlalu besar.

Keuntungan dari unit link adalah investasi dilakukan secara berkala karena pembayaran investasi ditagihkan bersamaan dengan premi. Namun jangan sampai sudah mengeluarkan premi yang besar namun mendapatkan pertanggungan yang kurang dari kebutuhan dan hasil investasi yang tidak maksimal. Setelah mengenal sekilas tentang Unit Link dan jenis-jenisnya, pelajari lebih lanjut dan kemudian bandingkan dengan jenis asuransi yang lain. Jika Anda memilih untuk membeli produk asuransi Unit Link ini, pilihlah yang paling cocok dengan kebutuhan asuransi dan tujuan keuangan Anda.

Sumber:


19 Unit Link dengan Return Tertinggi

CAR 3i Networks Online - Berikut ini 19 Unit Link dengan Return Tertinggi seperti yang di ulas oleh swa.co.id mengenai Investasi di unit link yang masih menjadi primadona para investor. Produk tersebut menawarkan keunggulan yakni proteksi asuransi jiwa dan imbal hasil investasi yang menarik. Ada 19 perusahaan asuransi jiwa yang produk unit link berhasil meraih penghargaan dari Majalah Infobank. Penghargaan diberikan berdasarkan tingkat imbal hasil (return) produk unit link, jenis penempatan investasi, dan jangka waktu investasi.
CAR 3i Networks Online - Berikut ini 19 Unit Link dengan Return Tertinggi seperti yang di ulas oleh swa.co.id mengenai Investasi di unit link yang masih menjadi primadona para investor. Produk tersebut menawarkan keunggulan yakni proteksi asuransi jiwa dan imbal hasil investasi yang menarik. Ada 19 perusahaan asuransi jiwa yang produk unit link berhasil meraih penghargaan dari Majalah Infobank. Penghargaan diberikan berdasarkan tingkat imbal hasil (return) produk unit link, jenis penempatan investasi, dan jangka waktu investasi.


Empat jenis penempatan investasi, meliputi saham, pendapatan tetap, pasar uang, dan campuran. Sementara, jangka waktu kinerja investasi dikategorikan dalam tiga waktu, yakni kinerja 5 tahun, 3 tahun, dan 1 tahun.
Pada “Rating 432 Unit Link 2016”, dari total 432 produk unit link, Biro Riset Infobank dan Infovesta me-rating 984 produk unit link berdasarkan tiga jangka waktu (kinerja 5 tahun, 3 tahun, 1 tahun) dan empat jenis penempatan investasi (saham, campuran, pendapatan tetap, pasar uang).
Dari 984 produk yang di-rating, 99 produk unit link dari 19 perusahaan asuransi berhak mendapat predikat bintang 5 atau yang tertinggi dalam hal perolehan return investasi. Berikut ini deretan asuransi jiwa dengan unit link terbaik:
1. Asuransi Jiwa Central Asia Raya (11 kategori)
2. Avrist Assurance (9 kategori)
3. Sun Life Financial (5 kategori)
4. Asuransi Sinarmas MSIG (4 kategori)
5. Asuransi Cigna Indonesia (4 kategori)
6. Asuransi Astra Aviva Life (4 kategori)
7. Asuransi Great Eastern Life Indonesia (3 kategori)
8. Asuransi Commonwealth Life (3 kategori)
9. MNC Life (3 kategori)
10. BNI Life (3 kategori)
11. Asuransi Takaful Keluarga (2 kategori)
12. Asuransi Jiwa Generali Indonesia (2 kategori)
13. Asuransi AJB Bumiputera (2 kategori)
14. Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (2 kategori)
15. CIMB Sunlife (1 kategori)
16. AIA Financial (1 kategori)
17. Asuransi Tugu Mandiri (1 kategori)
18. Asuransi Amanah Jiwa Giri Artha (1 kategori)
19. Asuransi Simas Jiwa (1 kategori).
Dalam ulsan diatas Asuransi Jiwa Central Asia Raya menempati urutan pertama yaitu 11 kategori dan membuktikan kinerja unit link Central Asia Raya menjadi yang terbaik diantara deretan unit link lainnya.
Sumber: